Alat Berat Tersangkut Kabel PLN di Tulungagung, 500 Pelanggan Terdampak Pemadaman

PLN memperkirakan proses pemulihan berlangsung sekitar tiga jam karena adanya kerusakan di beberapa titik jaringan.

06 Apr 2026 - 18:40
Alat Berat Tersangkut Kabel PLN di Tulungagung, 500 Pelanggan Terdampak Pemadaman
Lokasi kabel PLN putus akibat tersangkut alat berat di Desa Balerejo, Tulungagung. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP - Sebuah truk pengangkut alat berat milik Perum Jasa Tirta menyangkut kabel jaringan listrik milik PLN saat melintas di jalan nasional, Desa Balerejo, Kecamatan Kauman, Tulungagung, Senin (6/4/2026) sore. Akibat kejadian tersebut, sekitar 500 pelanggan mengalami pemadaman listrik.

Kapolsek Kalangbret, IPTU Sugeng Haryono, mengatakan peristiwa terjadi sekira pukul 15.00 WIB saat truk yang dikemudikan pria berinisial MU (45), warga Kepanjen, Malang, melaju menuju Trenggalek.

“Menurut keterangannya dari Perum Jasa Tirta, bego ini sebelumnya dipergunakan untuk normalisasi Sungai Sembung dan rencana akan dibawa ke Bendo, Trenggalek untuk pekerjaan serupa,” ujarnya.

Saat melintas di kawasan perempatan Putrajaya, muatan alat berat diduga melebihi batas ketinggian sehingga menyangkut kabel listrik.

“Terus kemudian sampai di perempatan Putrajaya, tersangkut kabel listrik PLN sehingga mengakibatkan putusnya kabel,” tambah Sugeng.

Akibat kejadian tersebut, kabel PLN sepanjang kurang lebih 200 meter terseret dan putus, memicu pemadaman listrik di sejumlah wilayah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, arus lalu lintas sempat tersendat karena kendaraan berhenti dan memakan sebagian badan jalan.

“Kalau menurut keterangannya tadi tidak dipasang pengaman, kemudian juga ada kelebihan tinggi muatan,” jelasnya.

Petugas kepolisian langsung melakukan penanganan di lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Kita koordinasikan dengan petugas PLN, kebetulan juga sudah di lokasi. Armada sementara diamankan dulu. Jadi nanti bikin pernyataan di Polsek, perkara ini sudah clear. Nah, kemudian nanti bisa lanjut ke Trenggalek,” kata Sugeng.

Sementara itu, Manajer PLN ULP Tulungagung, Dhodhit Hari Seputro, menyebutkan pemadaman terjadi pada dua gardu listrik yang berdampak pada sekitar 500 pelanggan.

“Padam dua gardu, sekitar 500 pelanggan terdampak,” ujarnya.

PLN memperkirakan proses pemulihan berlangsung sekitar tiga jam karena adanya kerusakan di beberapa titik jaringan.

“Recovery diusahakan semaksimal mungkin, kira-kira sekitar tiga jam karena konstruksinya banyak yang copot, ada sekitar delapan titik,” jelasnya.

Pihak PLN juga masih melakukan pengecekan untuk menentukan langkah perbaikan lanjutan.

“Kalau memang tidak perlu penggantian, nanti kita sambung kembali,” tambah Dhodhit.

Ia memastikan bahwa ketinggian jaringan listrik di lokasi tersebut telah sesuai standar, sehingga insiden diduga dipicu oleh muatan kendaraan yang melebihi batas.

“Secara ketinggian sebenarnya sudah memenuhi syarat, karena sebelumnya muatan tinggi juga tidak menyenggol,” pungkasnya.

Hingga pukuk 17.00 WIB, proses perbaikan masih berlangsung dan petugas terus berupaya memulihkan pasokan listrik bagi pelanggan terdampak. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow