Aksi Heroik Warga Blitar Selamatkan Jalur Kereta, KAI Beri Penghargaan Khusus

PT KAI Daop 7 Madiun memberikan penghargaan khusus bagi warga Blitar yang telah berhasil menggagalkan pencurian baut penambat bantalan rel di jalur antara Stasiun Blitar - Stasiun Rejotangan.

26 Jan 2026 - 18:58
Aksi Heroik Warga Blitar Selamatkan Jalur Kereta, KAI Beri Penghargaan Khusus
Vice President KAI Daop 7 Madiun Ali Afandi saat memberikan penghargaan khusus kepada warga Blitar yang berhasil menggagalkan pencurian baut penambat bantal rel KA. (Foto:dok/Istimewa)

BLITAR, SJP - Dua warga Kabupaten Blitar mendapat penghargaan khusus dari PT KAI Daop 7 Madiun, setelah aksi cepat mereka berhasil menggagalkan pencurian baut penambat bantalan rel yang merupakan komponen vital dan berperan besar dalam keselamatan perjalanan kereta api.

Kedua warga tersebut adalah Oky Angga Saputra warga Dusun Bululawang, Desa Bendo, Kecamatan Ponggok dan Gupuh Witono, warga Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.

Mereka dinilai sigap dan peduli terhadap keselamatan publik setelah membantu mengamankan terduga pelaku pencurian di jalur rel antara Stasiun Blitar dan Stasiun Rejotangan.

Penghargaan diberikan langsung oleh Vice President KAI Daop 7 Madiun sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi masyarakat dalam menjaga keamanan prasarana perkeretaapian.

"Baut penambat bantalan rel memiliki memiliki fungsi penting untuk menjaga kestabilan rel pada bantalan. Kehilangan komponen tersebut berpotensi menimbulkan gangguan operasional hingga risiko keselamatan perjalanan kereta api. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi dari kami," terang Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, Senin (26/1/2026).

Dijelaskan Tohari, kasus ini terungkap setelah petugas PT KAI Daop 7 Madiun menerima informasi dari aparat kepolisian bahwa warga berhasil mengamankan seorang terduga pelaku.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, awalnya ditemukan kehilangan 13 baut penambat di satu titik. Namun dari pengembangan penyidikan, pelaku mengakui telah beraksi di sedikitnya lima lokasi berbeda dengan total kehilangan mencapai 108 baut.

"Peran aktif masyarakat seperti ini sangat kami apresiasi. Karena dapat membantu mencegah potensi bahaya yang bisa berdampak luas pada keselamatan perjalanan kereta api," jelas dia.

Tohari menegaskan, keamanan jalur rel KA bukan hanya tanggung jawab KAI dan aparat. Tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat sekitar. 

KAI mengimbau  warga untuk segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar jalur kereta melalui petugas stasiun terdekat. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow