19 Pejabat di Jombang Berebut Tiga Jabatan Strategis
Ketiga posisi tersebut adalah Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat, Hukum, dan Politik.
JOMBANG – Sebanyak 19 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi bersaing dalam Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk tiga posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang.
Ketiga posisi tersebut adalah Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat, Hukum, dan Politik.
Proses seleksi ini memasuki tahap asesmen kompetensi setelah para peserta dinyatakan lulus seleksi administrasi berdasarkan Pengumuman Panitia Seleksi Nomor 6/PANSEL.JPTP/JBG/X/2025 pada 20 Oktober 2025.
Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, menjelaskan bahwa dari total 19 peserta, lima orang bersaing untuk posisi Kepala Dishub, lima orang untuk Kepala Satpol PP, dan sembilan orang untuk jabatan Staf Ahli Bupati.
"Semuanya sudah memenuhi syarat administrasi dan dinyatakan layak mengikuti asesmen," ucap Agus dalam pesan diterima, Jumat (31/10/2025).
Tahap asesmen sendiri dilaksanakan dalam dua gelombang. Sebanyak 10 peserta yang belum memiliki hasil uji kompetensi manajerial yang berlaku, mengikuti asesmen di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur, Surabaya, pada Senin (27/10/2025).
Sementara itu, sembilan peserta lainnya tidak perlu mengulang karena hasil asesmen mereka sebelumnya masih berlaku. Selanjutnya, pada Kamis (30/10/2025) kemarin, 19 peserta mengikuti asesmen lanjutan yang digelar bersama BKD Provinsi Jawa Timur di Ruang Swagata Pendopo Kabupaten Jombang.
Agus menegaskan bahwa asesmen ini penting untuk menjaring pejabat yang berkompeten dan berintegritas.
“Setelah asesmen selesai, hasilnya akan disampaikan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menetapkan tiga besar pada masing-masing jabatan,” lanjut Agus.
Nantinya, nama-nama dalam tiga besar itulah yang akan ditetapkan secara resmi oleh Bupati Jombang.
Di sisi lain, bersamaan dengan proses seleksi terbuka ini, Pemkab Jombang juga menggelar uji kesesuaian atau Job Fit bagi beberapa pejabat yang telah menduduki jabatan lebih dari dua tahun.
"Job Fit ini dilakukan agar penempatan pejabat tetap relevan dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi," pungkas Agus.
Sementara, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jombang, Anwar, menambahkan bahwa Pemkab Jombang belum memiliki fasilitas dan tim asesor yang memenuhi syarat untuk menyelenggarakan asesmen mandiri.
"Karena itu, seluruh proses asesmen dilaksanakan di Surabaya yang sudah memiliki tim lengkap dan fasilitas standar," jelasnya.
Dengan berakhirnya tahapan asesmen, publik kini menantikan hasil tiga besar dari masing-masing formasi jabatan yang akan menjadi pemimpin baru di instan19 Pejabat di Jombang Berebut Tiga Jabatan Strategissi strategis Pemkab Jombang. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

