16 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Singosari Malang, BPBD Pasang Terpal dan Tebang Pohon

Berdasarkan laporan Pos Lapangan Singosari, rumah yang rusak berada di Dusun Gebyak RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 05 Desa Purwoasri, Singosari. Kerusakan didominasi pada bagian atap rumah warga serta pohon tumbang yang menimpa bangunan.

21 Dec 2025 - 11:16
16 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Singosari Malang, BPBD Pasang Terpal dan Tebang Pohon
Salah satu rumah warga di Singosari mengalami rusak pada atap rumah terdampak angin kencang pada Sabtu sore (20/12/2025). (Foto : BPBD Kabupaten Malang for SJP)

MALANG, SJP – BPBD Kabupaten Malang mencatat hasil asesmen sementara 16 rumah terdampak dengan kategori rusak ringan hingga sedang di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang akibat diterjang angin kencang, Sabtu (20/12/2025). Lalu, Minggu (21/12/2025) pagi ini, BPBD bersama warga bergotong royong melaksanakan pemasangan terpal pada atap warga dan mengevakuasi pohon tumbang. 

Berdasarkan laporan Pos Lapangan Singosari, rumah yang rusak berada di Dusun Gebyak RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 05 Desa Purwoasri, Singosari. Kerusakan didominasi pada bagian atap rumah warga serta pohon tumbang yang menimpa bangunan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan bahwa hasil asesmen sementara mencatat sebanyak 16 rumah terdampak dengan kategori rusak ringan hingga sedang.

“Data sementara yang kami terima terdapat 16 rumah warga terdampak, terdiri dari kerusakan ringan dan sedang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Sadono Irawan, Minggu (21/12/2025).

Ia merinci, untuk kategori rusak sedang tercatat tiga rumah di RT 02 RW 05. Sementara itu, kerusakan ringan tersebar di RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 05 Desa Purwoasri.

Sadono menambahkan, BPBD Kabupaten Malang melalui Pusdalops telah melakukan koordinasi dengan perangkat desa dan unsur terkait guna penanganan awal di lokasi kejadian.

“Poslap Singosari sudah melakukan asesmen, dilanjutkan pemasangan terpal serta pemotongan pohon yang menimpa dapur warga. Karya bakti direncanakan dilaksanakan Minggu pagi,” katanya.

Lebih lanjut, Sadono menyebutkan bahwa kebutuhan mendesak saat ini berupa terpal untuk penanganan sementara atap rumah warga yang rusak. Dari kebutuhan tersebut, sebagian telah terpenuhi.

BPBD Kabupaten Malang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, khususnya di wilayah rawan bencana hidrometeorologi. (*)

Editor: Danu

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow