15 November: Sejarah dan Kesadaran Global di Balik Hari PPOK Sedunia
Peringatan ini diprakarsai oleh Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat internasional mengenai penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) serta mendorong tindakan dini dalam pencegahan dan penanganannya.
Suarajatimpost.com - Setiap 15 November, dunia memperingati Hari PPOK Sedunia, sebuah kampanye kesehatan global yang telah berlangsung lebih dari dua dekade. Peringatan ini diprakarsai oleh Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat internasional mengenai penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) serta mendorong tindakan dini dalam pencegahan dan penanganannya.
Sejak pertama kali digelar pada tahun 2002, Hari PPOK Sedunia diperingati setiap Rabu ketiga bulan November, dan tahun 2023 jatuh tepat pada 15 November. Selama 22 tahun perjalanan kampanyenya, peringatan ini telah menjadi salah satu gerakan edukasi kesehatan paru terbesar di dunia, melibatkan lebih dari 50 negara melalui seminar publik, kegiatan pemeriksaan kesehatan, kampanye media, hingga kolaborasi lintas komunitas.
Setiap tahun tema global dipilih untuk mengarahkan fokus dan pesan utama. Untuk tahun 2023, GOLD menetapkan tema “Breathing is Life – Act Earlier” yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan paru sejak usia muda dan segera bertindak ketika gejala awal muncul. Pesan ini semakin relevan mengingat PPOK masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi secara global, sering kali terlambat dideteksi karena gejalanya dianggap sepele.
Hari PPOK Sedunia menjadi momentum penting untuk mengingatkan dunia bahwa batuk berkepanjangan, sesak napas, dan kelelahan bukan hanya gangguan ringan, melainkan bisa menjadi tanda awal penyakit serius. Melalui kampanye global ini, tenaga medis, organisasi kesehatan, pemerintah, dan komunitas pasien bersama-sama mendorong peningkatan pengetahuan masyarakat serta upaya pencegahan sejak dini.
Dengan semakin kuatnya kesadaran global setiap tahun, peringatan 15 November ini diharapkan mampu memperkuat komitmen dunia dalam menekan beban PPOK dan membangun masa depan yang lebih sehat melalui edukasi dan deteksi dini. (**)
sumber : dunialansia.com
Editor: Danu
What's Your Reaction?

