1.300 Pengurus PAC PDI Perjuangan Bojonegoro Dilantik, Regenerasi Anak Muda Jadi Sorotan

Sebanyak 33 persen berasal dari kalangan anak muda, sementara keterwakilan perempuan mencapai 39 persen. Formasi itu dinilai menjadi sinyal kuat regenerasi politik di tubuh partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

19 May 2026 - 17:00
1.300 Pengurus PAC PDI Perjuangan Bojonegoro Dilantik, Regenerasi Anak Muda Jadi Sorotan
Ketua DPC PDIP Bojonegoro (podium), Bambang Sutriyono. Foto : (Abror/SJP)

BOJONEGORO – Pelantikan 1.300 pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Bojonegoro di GOR Utama Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Selasa (19/5/2026), tak sekadar menjadi agenda konsolidasi partai. Komposisi kepengurusan yang didominasi kalangan muda justru menjadi perhatian utama dalam momentum tersebut.

Dari total kepengurusan PAC yang dilantik, sebanyak 33 persen berasal dari kalangan anak muda, sementara keterwakilan perempuan mencapai 39 persen. Formasi itu dinilai menjadi sinyal kuat regenerasi politik di tubuh partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro Bambang Sutriyono mengatakan, setiap PAC diisi 11 pengurus dengan komposisi yang sengaja diarahkan untuk memberi ruang lebih besar kepada generasi muda dan perempuan.

“Anak muda kita libatkan lebih banyak karena mereka nanti yang akan berhadapan langsung dengan tantangan politik ke depan,” ujarnya.

Menurut Bambang, keberadaan kader muda di struktur partai diharapkan mampu memperkuat komunikasi politik sekaligus memperluas jangkauan aspirasi masyarakat, terutama kalangan milenial dan generasi Z.

Hal senada disampaikan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono. Ia menyebut keterlibatan anak muda di Bojonegoro lebih tinggi dibanding sejumlah daerah lain di Jawa Timur yang rata-rata hanya sekitar 20 persen.

“Di Bojonegoro mencapai 33 persen. Ini menunjukkan semangat anak muda untuk masuk dalam ruang politik cukup tinggi,” kata Deni.

Ia menilai regenerasi menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari partai politik, terlebih menghadapi Pemilu 2029 yang mayoritas pemilihnya diprediksi berasal dari generasi muda.

Menurutnya, pola komunikasi politik akan lebih efektif jika dijalankan oleh kader dengan latar generasi yang sama dengan pemilih dominan nantinya.

“Ke depan partai tidak cukup hanya hadir saat pemilu. Kader harus aktif di tengah masyarakat, terlibat dalam kegiatan sosial, dan peka terhadap persoalan warga,” tegasnya.

Pelantikan pengurus PAC tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, jajaran KPU dan Bawaslu Bojonegoro, serta sejumlah tokoh senior PDI Perjuangan Bojonegoro. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow