12.824 Warga Datangi MPP Among Warga dalam Tiga Bulan, Layanan Disdukcapil dan BPJS Paling Diburu

Tingginya angka kunjungan selama triwulan pertama 2026 menunjukkan bahwa MPP Among Warga telah berkembang menjadi pusat layanan publik yang dipercaya masyarakat Kota Batu. Ke depan, peningkatan kualitas layanan berbasis digital, integrasi sistem antrean, serta penguatan fasilitas pendukung menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Pemkot Batu untuk mewujudkan pelayanan yang semakin cepat, mudah, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

01 Jun 2026 - 18:45
12.824 Warga Datangi MPP Among Warga dalam Tiga Bulan, Layanan Disdukcapil dan BPJS Paling Diburu
Pelayanan di MPP Kota Batu (Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP – Mal Pelayanan Publik (MPP) Among Warga Kota Batu semakin menjadi tujuan utama masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi. Sepanjang Triwulan I tahun 2026, jumlah kunjungan ke pusat layanan terpadu tersebut mencapai 12.824 orang.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batu, Aries Setiawan pada Senin (1/6/2026) menegaskan berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batu menunjukkan tingginya aktivitas pelayanan selama periode Januari hingga Maret 2026. Mayoritas masyarakat masih memanfaatkan layanan administrasi kependudukan dan jaminan kesehatan yang tersedia di dalam MPP.

“Kepercayaan masyarakat yang mencapai lebih dari 12 ribu kunjungan dalam tiga bulan ini adalah modal besar. Ini menunjukkan bahwa konsep integrasi layanan di MPP Among Warga berjalan efektif dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga Kota Batu,” ujarnya.

Berdasarkan statistik kunjungan, layanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu menjadi yang paling banyak diakses masyarakat dengan total 3.731 kunjungan. Posisi kedua ditempati layanan BPJS Kesehatan yang mencatatkan 3.344 kunjungan.

Selanjutnya, layanan Bank Jatim mencatat 1.514 kunjungan, disusul Badan Pendapatan Daerah Kota Batu sebanyak 1.154 kunjungan dan Dinas Kesehatan Kota Batu dengan 821 kunjungan.

Sementara itu, layanan lain yang juga cukup banyak dimanfaatkan masyarakat adalah DPMPTSP sebanyak 397 kunjungan, BPJS Ketenagakerjaan 393 kunjungan, Online Single Submission (OSS) 373 kunjungan, Pojok Baca 280 kunjungan, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dengan 260 kunjungan.

"Meski angka kunjungan tergolong tinggi, Aries menilai masih banyak ruang yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," imbuhnya.

Salah satu langkah yang didorong adalah pengembangan sistem antrean daring yang lebih terintegrasi, terutama untuk layanan dengan tingkat kunjungan tinggi seperti Disdukcapil dan BPJS Kesehatan.

“Mengingat tingginya kunjungan di sektor premium seperti Disdukcapil dan BPJS Kesehatan, ke depan diperlukan sistem antrean online yang lebih terintegrasi melalui aplikasi. Hal ini penting agar masyarakat tidak perlu mengantre lama di lokasi fisik,” katanya.

Selain itu, ia juga mendorong penambahan mesin layanan mandiri untuk kebutuhan pengecekan data maupun pencetakan dokumen sehingga kepadatan di loket pelayanan dapat dikurangi.

Sebagai perangkat daerah yang bertanggung jawab pada infrastruktur digital, Diskominfo Kota Batu juga memastikan dukungan jaringan internet di kawasan MPP terus diperkuat. Hal itu penting untuk mendukung kelancaran pelayanan berbasis sistem elektronik, termasuk layanan OSS yang banyak dimanfaatkan pelaku usaha.

Tak hanya berfokus pada pelayanan administrasi, Aries juga menilai fasilitas pendukung seperti Pojok Baca dan area ramah anak perlu terus dioptimalkan agar masyarakat dapat memanfaatkan waktu tunggu secara lebih nyaman dan produktif.

“Kami dari Diskominfo siap mendukung penuh dari sisi integrasi sistem informasi dan penyediaan infrastruktur smart city. Tujuannya satu, bagaimana agar masyarakat yang datang ke MPP Among Warga pulang dengan senyuman karena urusannya selesai dengan cepat, transparan, dan tanpa ribet,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow