Wisata Endel Park Golokan: Destinasi Baru di Atas Lahan TKD 5 Hektare di Gresik Utara
Destinasi hiburan ini tidak sekadar menawarkan pemandangan, Endel Park dilengkapi dengan berbagai wahana menarik yang siap memanjakan pengunjung mengisi hari libur akhir pekan maupun lebaran.
GRESIK, SJP – Desa Golokan di Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, kini memiliki ikon wisata baru.
Memanfaatkan Tanah Kas Desa (TKD) seluas 5 hektare, Pemerintah Desa Golokan resmi menghadirkan Endel Park, sebuah destinasi wisata buatan yang diproyeksikan menjadi magnet hiburan keluarga di wilayah Gresik Utara.
Kepala Desa Golokan, Muslikan, mengungkapkan bahwa pembangunan Endel Park bertujuan untuk menciptakan destinasi wisata yang ramah anak sekaligus memberdayakan aset desa.
Ia menyebut, pemilihan nama "Endel" bukan tanpa alasan, melainkan bentuk penghormatan terhadap sejarah lahan tersebut.
"Lokasi wisata ini berada di kawasan yang sejak dulu dikenal warga sebagai Tanah Endel. Lahan ini memang wilayah Endel, sehingga kami beri nama Endel Park agar tetap memiliki nilai historis dan menjaga kearifan lokal," kata Muslikan, Rabu (11/3/2026).
Muslikan menjelaskan, destinasi hiburan ini tidak sekadar menawarkan pemandangan, Endel Park dilengkapi dengan berbagai wahana menarik yang siap memanjakan pengunjung.
Beberapa wahana tersebut diantaranya Kolam renang dan Rainbow Slide, bianglala, area pemancingan, dan kawasan pujasera yang menyediakan berbagai kuliner lokal.
"Dengan berbagai fasilitas yang disiapkan, kami berharap Endel Park mampu menggerakkan perekonomian desa dan membuka peluang usaha baru bagi warga. Ini adalah upaya kami dalam membangun kemandirian desa melalui sektor pariwisata," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, yang turut meresmikan wisata Endel Park Golokan mengungkap, adanya tempat wisata ini harus berdampak positif kepada masyarakat setempat. Terutama dalam menggerakkan ekonomi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Alif juga menekankan agar wisata Endel Park Golokan di promosikan secara intensif melalui media sosial. Menurutnya media sosial telah menjadi alat pemasaran yang efektif untuk berbagai sektor, tak terkecuali pariwisata.
"Kita harus memanfaatkan media sosial sebagai jembatan untuk menarik perhatian wisatawan, baik lokal maupun dari luar daerah," pungkasnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

