Warga Kota Mojokerto Cemas, Tiba-Tiba Sungai Dipenuhi Eceng Gondok

21 Nov 2024 - 21:37
Warga Kota Mojokerto Cemas, Tiba-Tiba Sungai Dipenuhi Eceng Gondok
Enceng gondok tumbuh subur di badan Sungai Ngrayung, Kota Mojokerto. (Syaiful/SJP)

KOTA MOJOKERTO, SJP – Warga Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto dikhawatirkan dengan kondisi Sungai Ngrayung yang memprihatinkan.

Bagaimana tidak, sungai yang berada di samping makam itu dipenuhi dengan tumbuhan eceng gondok berukuran besar. Bahkan permukaan air dibuat tidak tampak. Air pun tidak mengalir.

Warga setempat khawatir, kondisi sungai itu berakibat tidak mampunya menampung volume air. Sehingga terjadi luapan saat musim hujan dan menyebabkan banjir.

Husnul (52), warga setempat menyebut, tumpukan eceng gondok di sungai Ngrayung mulai tumbuh dan menyebar sejak dua pekan terakhir.

“Sekitar dua mingguan. Kalau satu bulan belum ada,” ujarnya, Rabu (20/11/2035).

Praktis kondisi itu membuat warga setempat cemas. Terlebih lagi saat ini sudah memasuki musim hujan. Mereka menunjukkan ekspresi belum siap untuk dihantam banjir.

“Khawatir kalau datang air besar nanti membuat banjir,” ucapnya penuh cemas.

Kata Husnul, sebelumnya sungai yang menghubungkan Kota Mojokerto dengan Kabupaten Mojokerto itu tidak pernah mengalami fenomena tersebut.

“Tahun sebelumnya tidak pernah ada. Dulu pernah banjir tapi bukan karena eceng gondok. Tapi karena tanggul jebol,” lanjutnya.

Atas kekhawatiran itu, warga berharap pemerintah setempat segera mengambil tindakan. Sungai tersebut perlu segera dibersihkan untuk mengantisipasi terjadinya luapan air saat hujan deras.

“Segera teratasi agar warga tidak was-was banjir saat musim penghujan,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto, Amin Wachid mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dpuprperakim) Kota Mojokerto terkait aduan warga tersebut.

Keluhan warga itu akan ditindaklanjuti bersama Dipuprperakim dan akan melakukan survei ke lokasi untuk memastikan kondisi yang sebenarnya. Namun dia membenarkan, bahwa Sungai Ngrayung itu merupakan perbatasan antara Kota Mojokerto dengan Kabupaten Mojokerto.

“Sudah saya bantu teruskan informasinya. Aliran sungainya bisa dilihat dari depan rumah dinas wakil bupati di jembatan kecil Jalan Jayanegara. Besok saya survei,” tutur Amin saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (21/11/2024). (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow