Kloter Pamungkas Bertolak, Embarkasi Surabaya Tuntaskan Keberangkatan Jemaah Haji 2025

Setelah sebulan mengantar puluhan ribu jemaah, Embarkasi Surabaya resmi menutup rangkaian haji 2024 dengan terbangnya kloter pamungkas ke Tanah Suci, dini hari tadi.

31 May 2025 - 09:59
Kloter Pamungkas Bertolak, Embarkasi Surabaya Tuntaskan Keberangkatan Jemaah Haji 2025
Jemaah kloter terakhir bersiap menuju Tanah Suci dari Embarkasi Surabaya (PPIH Surabaya for SJP)

SURABAYA, SJP - Setelah hampir sebulan penuh mengantar jemaah ke tanah suci, Embarkasi Surabaya akhirnya menutup lembaran terakhir pemberangkatan haji tahun 2025.

Tepatnya pada Jumat malam (30/5/2025) kemarin, kloter 97 sebagai rombongan pamungkas secara resmi diberangkatkan menuju Bandara Internasional Juanda, sebelum diterbangkan pada Sabtu (31/5/2025) dini hari menuju Jeddah, Arab Saudi.

Sebanyak 332 jemaah dari 16 kabupaten/kota di Jawa Timur mengisi kloter terakhir Embarkasi Surabaya. Mereka mulai bergerak dari Asrama Haji Sukolilo pada pukul 21.45 WIB, menuju Bandara Internasional Juanda. Di sana, proses pengecekan akhir dilakukan sebelum pesawat yang mereka tumpangi lepas landas pada Sabtu dini hari pukul 02.10 WIB.

"Kloter pamungkas ini dijadwalkan terbang ke Tanah Suci pada Sabtu dini hari, tapi jemaah sudah kami berangkatkan dari asrama sejak Jumat malam," jelas Sugiyo, Pelaksana Harian Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Sabtu (30/5/2025).

Kloter Gabungan, Semua Syarikah Terkumpul

Karena merupakan kloter terakhir, maka jemaah yang berangkat berasal dari berbagai daerah dan kelompok. Bahkan, seluruh 8 syarikah (penyelenggara haji) di Jawa Timur bergabung dalam kloter tersebut. Beberapa jemaah yang seharusnya ikut kloter 97 sudah lebih dulu berangkat di kloter 68 dan 73.

"Karena ini kloter terakhir, maka semua sisa jemaah dari 8 syarikah kami kumpulkan jadi satu," ujar Sugiyo.

Daerah asal jemaah pun cukup beragam, mulai dari Blitar, Jember, Malang, Mojokerto, sampai jemaah dari Kota Surabaya sendiri.

Bekal Terbaik Jemaah adalah Takwa

Sugiyo mengatakan bahwa dirinya telah memberi pesan kepada para jemaah, ia mengingatkan bahwa bekal terbaik dalam menunaikan haji bukanlah barang bawaan, melainkan takwa. Mengingat banyak jemaah yang barang bawaannya tidak terbawa karena melanggar aturan.

"Bekal takwa ini adalah kunci haji. Caranya? Jaga keikhlasan dan sabar, jaga kesehatan, dan jaga lisan kita," pesan Sugiyo.

Karena sebagian besar jemaah di gelombang dua langsung mengenakan ihram sejak keberangkatan, Sugiyo juga menegaskan pentingnya menjaga kesucian ihram, terutama saat sudah memasuki masa ihram di pesawat.

Catatan Akhir Keberangkatan Embarkasi Surabaya 2025.

Hingga kloter terakhir, total jemaah yang diberangkatkan dari Embarkasi Surabaya mencapai 36.815 orang dari kuota 36.845. Namun, tidak semua bisa berangkat. Sebanyak 30 jemaah tidak jadi berangkat, sebagian besar karena alasan kesehatan.

Di sisi lain, PPIH juga mencatat adanya 14 jemaah yang wafat, dengan rincian sebagai berikut:

  • 4 jemaah wafat di RS Haji Surabaya
  • 2 jemaah wafat saat dalam penerbangan
  • 8 jemaah wafat setelah tiba di Arab Saudi

"Berdasarkan data hari Jumat, total ada 14 jemaah dari Embarkasi Surabaya yang wafat," ungkap Sugiyo.

Dengan terbangnya kloter 97, tugas pemberangkatan jemaah haji di Embarkasi Surabaya resmi selesai. Namun, perjalanan para jemaah di Tanah Suci baru saja dimulai. 

Doa dan harapan terus dipanjatkan, agar seluruh jemaah bisa menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow