Warga Gresik Serbu Pasar Murah yang Digelar Pemprov Jatim

Sejumlah warga menyerbu sejumlah bahan pokok yang dijual lebih murah ketimbang harga pasar seperti beras SPHP Rp55.000 per kemasan 5 kilogram, telur ayam Rp22.000 per kilogram, ayam potong Rp30.000 per kilogram, minyak goreng merek minyakita Rp13.000 per liter.

14 Jan 2026 - 16:00
Warga Gresik Serbu Pasar Murah yang Digelar Pemprov Jatim
Khofifah Indar Parawansa meninjau penyelenggaraan pasar murah di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP — Puluhan emak-emak menyerbu penyelenggaraan pasar murah di Balaidesa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Rabu (14/1/2026).

Pasar murah yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) itu juga turut dihadiri Gubernur Khofifah Indar Parawansa beserta Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Sejumlah warga menyerbu sejumlah bahan pokok yang dijual lebih murah ketimbang harga pasar seperti beras SPHP Rp55.000 per kemasan 5 kilogram, telur ayam Rp22.000 per kilogram, ayam potong Rp30.000 per kilogram, minyak goreng merek minyakita Rp13.000 per liter. 

Dalam acara ini, telur dan minyak goreng jadi sasaran antrean yang diserbu warga.

Salah satu warga, Kusmini (53), mengaku senang berbelanja di pasar murah lantaran harga jualnya yang lebih rendah dari pasar.

"Saya membeli beras, ayam, telur, minyak goreng, dan semuanya karena harganya lebih murah. Selisih harga Rp3.000 sampai Rp4.000 per item," kata Kusmini.

Kusmini mengatakan, sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional memang ada kenaikan. 

Apalagi menjelang bulan ramadhan ini, ia mengungkap kekhawatiran harga bahan pokok tidak terkendali. 

"Semoga ada kegiatan seperti ini lagi bisa membantu masyarakat membeli kebutuhan dapur," jelasnya. 

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, mengungkap sengaja menggelar kegiatan pasar murah untuk mengendalikan harga bahan pokok menjelang bulan ramadhan. 

Momentum ramadhan yang diperkirakan akan tiba dalam sebulan mendatang, itu diharapkan tidak ada lonjakan harga bahan pokok. 

Selain Kabupaten Gresik, Pemerintah Provinsi Jatim sebelumnya juga sudah menggelar pasar murah di sejumlah Kota/ Kabupaten seperti Sidoarjo dan Lamongan. 

"Mendekatkan layanan pasar murah ke masyarakat itu menjadi penting agar keterjangkauan daya beli masyarakat itu bisa tersubstitusi melalui pasar-pasar murah ini. Dari semua sembako yang dijual semuanya jauh di bawah harga pasar," pungkasnya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow