Warga Balongrejo Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan, Sindiran Keras terhadap Pemkab Nganjuk

Warga berharap Pemkab Nganjuk segera memperbaiki jalan yang telah bertahun-tahun dibiarkan rusak, sebagaimana janji kepala daerah saat kampanye politik.

14 Jun 2025 - 23:07
Warga Balongrejo Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan, Sindiran Keras terhadap Pemkab Nganjuk
Warga Dusun Balongrejo, Desa Balonggebang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, menanam pohon pisang di tengah jalan desa sebagai bentuk protes (kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP—Warga Dusun Balongrejo, Desa Balonggebang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, menanam pohon pisang di tengah jalan pada Sabtu (14/6/2025). Aksi itu sebagai bentuk protes atas kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki.

Warga menanam pohon pisang tepat di lubang-lubang jalan yang tergenang air. Aksi ini dilakukan sebagai sindiran terhadap janji perbaikan jalan yang dinilai hanya isapan jempol belaka.

Jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga, termasuk pelajar dan petani. Namun kondisinya telah rusak parah selama bertahun-tahun tanpa ada perbaikan signifikan.

“Kami sudah capek dijanji-janjikan terus, tapi kenyataannya tidak pernah ada perbaikan. dulu waktu kampanye janji siap memperbaiki jalan rusak, Ini bentuk kekesalan warga, biar pemerintah tahu kalau kami butuh jalan yang layak,” ujar Mulyono, salah satu warga, Sabtu (14/6/2025).

Menurutnya, kerusakan jalan semakin parah saat hujan. Jalan yang rusak diperkirakan mencapai 3 kilometer dari arah utara sampai masuk ke perbatasan wilayah Dusun Pilangkenceng, Desa Karangsemi.

Bahkan, terkadang ada kendaraan yang terperosok dan beberapa pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan ringan akibat jalan licin dan berlubang.

”Satu satunya akses jalan ini ramai dilalui, selain para petani juga anak anak SMP berangkat sekolah,” bebernya.

Warga berharap agar pemerintah daerah segera turun ke bawah melihat kondisi jalan yang sebenarnya. Warga meminta agar pemerintah tidak hanya duduk di balik meja kerjanya saja.

Sementara itu, M.Ridwan, dari komunitas Masyarakat Peduli Nganjuk mengatakan, jalan rusak tersebut merupakan jalan kabupaten. Sehingga perbaikan merupakan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk. 

”Kami ingin, sarana infrastruktur selama ini, bahkan bertahun tahun tidak tersentuh APBD ini ada apa? Ini terkesan APBD hanya untuk kelompok dan golongan tertentu saja, bukan untuk masyarakat Nganjuk seutuhnya,” ujarnya.

Ditambahkannya, akses Jalan Balongrejo sudah bertahun-tahun dibiarkan rusak. Meskipun sudah berkali-kali diusulkan melalui musrenbang, namun selalu tidak ada tindak lanjut.

”Tolong kepada pemerintah, jangan dianaktirikan. Mereka juga punya hak yang sama, yaitu bisa menikmati pemerataan pembangunan dan keadilan secara universal,” tutupnya.

Aksi tanam pohon pisang ini viral di media sosial dan mendapat perhatian luas dari masyarakat. Banyak yang mendukung langkah warga dan berharap pemerintah segera merespons tuntutan warga.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Nganjuk terkait keluhan warga Balongrejo tersebut. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow