Wali Kota Batu Tekankan Larangan Diskriminasi dalam Layanan Kesehatan
Tak hanya menekankan sikap ramah, Nurochman juga meminta seluruh tenaga kesehatan menjaga profesionalitas dalam setiap tindakan pelayanan. Ia menekankan bahwa kesehatan adalah hak dasar warga yang harus dijamin oleh negara melalui pelayanan publik yang adil dan manusiawi.
KOTA BATU, SJP - Wali Kota Batu Nurochman menegaskan pentingnya sikap profesional dan tanpa diskriminasi dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pasalnya, pelayanan kesehatan yang ramah dan menyeluruh bukan hanya tentang standar operasional medis, tetapi juga menyangkut nilai-nilai kemanusiaan sehingga masyarakat yang diperlakukan dengan hangat dan penuh empati cenderung lebih terbuka terhadap penyakit yang mereka alami.
Diwawancarai pada Selasa (8/7/2025), ia menilai pelayanan yang ramah sangat penting untuk mempercepat deteksi dini serta menurunkan angka prevalensi terhadap penyakit-penyakit yang membahayakan masyarakat.
“Saya tegaskan sekali lagi, jangan lakukan sedikitpun diskriminasi! Layani masyarakat dengan baik, jangan membeda-bedakan status sosialnya. Pelayanan yang ramah itu seperti obat alami. Saat masyarakat merasa dihargai dan tidak dihakimi, mereka akan lebih peduli terhadap kesehatannya sendiri,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan akses layanan, salah satunya dengan mengaktifkan kembali Pondok Bersalin Desa (Polindes) agar fungsinya bisa setara dengan Puskesmas Pembantu (Pustu). Langkah ini juga merupakan bagian dari visi misi MBATU SAE di sektor kesehatan.
Tak hanya menekankan sikap ramah, Nurochman juga meminta seluruh tenaga kesehatan menjaga profesionalitas dalam setiap tindakan pelayanan. Ia menekankan bahwa kesehatan adalah hak dasar warga yang harus dijamin oleh negara melalui pelayanan publik yang adil dan manusiawi.
"Dengan semangat tanpa diskriminasi, ramah, dan profesional, Pemkot Batu berharap kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan terus meningkat dan pada akhirnya, mampu menciptakan masyarakat yang lebih sehat, sadar akan kondisi kesehatannya, serta menekan prevalensi penyakit berbahaya secara signifikan," tandasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

