Meresahkan, Polres Probolinggo Kota Imbau Masyarakat tak Gunakan Sound Horeg untuk Bangunkan Sahur
Selain melakukan patroli sahur secara rutin, Polres juga akan memberikan himbauan kepada pemilik sound system agar tidak menggunakan sound horeg untuk membangunkan warga saat sahur.
KOTA PROBOLINGGO - SJP - Polres Kota Probolinggo mengimbau kepada seluruh warga untuk tidak menggunakan sound horeg sebagai alat membangunkan sahur selama bulan Ramadan 1445 H.
Himbauan ini dikeluarkan dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah-tengah bulan suci Ramadan.
Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Oki Ahadian Purwono menyatakan bahwa banyak laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan adanya penggunaan sound horeg.
Hal ini tidak hanya meresahkan, tetapi juga dapat mengganggu keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan.
“Kami menindaklanjuti keluhan masyarakat, bahwa sound horeg yang digunakan untuk membangunkan masyarakat sangat meresahkan dan mengganggu kamtibmas,” kata Kapolresta melalui Plt. Kasihumas Iptu Zainullah.
Oleh karena itu, Polres akan menindaklanjuti keluhan masyarakat dengan serius.
Zainullah menjelaskan bahwa Polres telah secara rutin melaksanakan kegiatan penertiban terhadap penggunaan sound horeg, terutama di daerah simpang lima Mayangan dan Bundaran Gladser Kota Probolinggo.
"Awalnya, pihak kepolisian memberikan teguran secara humanis kepada para pemilik sound horeg," jelasnya.
Namun karena tidak ada efek jera, maka dilakukan pencatatan identitas dan pembuatan surat pernyataan kepada para warga yang masih menggunakan sound tersebut.
Selain melakukan patroli sahur secara rutin, Polres Probolinggo Kota juga akan memberikan himbauan kepada pemilik sound system agar tidak menggunakan sound horeg untuk membangunkan warga saat sahur.
Penggunaan sound system secara berlebihan dinilai dapat mengganggu kenyamanan ibadah selama bulan Ramadan.
Sebagai alternatif, disarankan untuk melakukan kegiatan tadarusan di masjid atau musala sambil menunggu waktu sahur.
Hal ini dapat meningkatkan kekhusyukan ibadah dan mempererat ukhuwah antar umat muslim. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

