Upaya Program Dari OJK Malang Demi Masyarakat Sejahtera

Acara puncak BIK 2023 yaitu Gebyar Bulan Inklusi Keuangan Tahun 2023 yang akan diadakan di area Balai Kota Malang pada hari Sabtu, 11 November 2023.

11 Nov 2023 - 18:30
Upaya Program Dari OJK Malang Demi Masyarakat Sejahtera
Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri (tengah) kala hadir TPAKD di Desa Wisata Tosari Pasuruan akses Bromo, yang masuk program Bulan Inklusi Keuangan bulan lalu (doc. Hafid/SJP)

Kota Malang, SJP - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang agendakan puncak BIK 2023 yaitu Gebyar Bulan Inklusi Keuangan tahun 2023 yang akan diadakan di area Balai Kota Malang pada hari Sabtu, 11 November 2023.

Bisa dikatakan bahwa agenda kali ini adalah rangkaian puncak diperingatinya program Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh OJK bersama dengan Kementerian/Lembaga terkait beserta Lembaga Jasa Keuangan secara serentak di seluruh Indonesia selama bulan Oktober. 

Keterangan resmi Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri kepada SuarajatimPost.com mengemukakan, kegiatan atau program BIK memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk layanan jasa keuangan.

Kasmuri mengurai, bahwa di tahun 2023, BIK kembali diselenggarakan dengan tema "Akses Keuangan Merata, Masyarakat Sejahtera", dimana rangkaian kegiatan BIK 2023 OJK Malang meliputi : 

  1. Bara Wirausaha
    Agenda ini adalah Kompetisi Business Plan yang secara total diikuti 129 kelompok mahasiswa se-Malang Raya yang bertujuan untuk memberikan mahasiswa kesempatan dalam mengembangkan ide-ide bisnis inovatif dan kreatifnya.
    Adapun offline pitching untuk 10 (sepuluh) peserta terpilih telah dilakukan pada tanggal 2 November 2023 lalu.
  2. Aktivasi Galeri Investasi
    Pemberian penghargaan kepada Galeri Investasi Kampus teraktif yang dilihat dari penambahan jumlah rekening efek terbanyak, akumulasi nilai transaksi tertinggi, serta pelaksanaan edukasi dan sosialisasi pasar modal terbanyak sejak 1 Januari 2002 hingga 31 Oktober 2023
  3. Awarding Simpanan Pelajar
  4. Pemberian penghargaan pada bank dan sekolah dengan pembukaan Simpanan Pelajar terbanyak.
  5. Sosialisasi dan edukasi keuangan
  6. Peresmian Kawasan Ekosistem Keuangan Inklusif Desa Wisata (Angin Dewi) Desa Tosari, Kabupaten Pasuruan pada tanggal 31 Oktober 2023.
  7. Peresmian Kayutangan Heritage, Kota Malang sebagai Kawasan Inklusi Keuangan.
  8. Acara puncak BIK 2023 yaitu Gebyar Bulan Inklusi Keuangan Tahun 2023 yang akan diadakan di area Balai Kota Malang pada hari Sabtu, 11 November 2023.

Program yang sudah terealisasi yakni Perkembangan TPAKD yang dlaksanakan di wilayah kerja KOJK Malang meliputi, Malang, Pasuruan dan Probolinggo, dimana telah melaksanakan Program Unggulan sebagai berikut:

  1. Program CUKUR KAPAS (Percepatan Penyaluran KUR Kab. Pasuruan) dengan tujuan untuk memperkuat pembiayaan UMKM. Sampai dengan akhir bulan Oktober 2023, program tersebut telah diakses 33.901 debitur dengan total penyaluran KUR sebesar Rp 781,34 miliar Rp 672,37 miliar atau tumbuh 16,21 persen mtm.

    Tiga sektor ekonomi yang menerima penyaluran KUR tertinggi adalah Perdagangan Besar dan Eceran (porsi: 51,78 persen), Pertanian, Perburuan dan Kehutanan (porsi; 28,27 persen), serta Industri Pengolahan (porsi: 7,93 persen).

    Adapun berdasarkan skema, 51,93 persen KUR disalurkan kepada usaha mikro, 0,02 persen kepada TKI, 34,85 persen kepada usaha kecil, dan 13,20 persen kepada usaha super mikro.

  2. KURMA (Kredit Usaha Rakyat Mandiri) berbasis kluster/sektor ekonomi Kota Pasuruan.

  3. Program Kredit Madinah (Merdeka dari Rentenir, Aman Sejahtera) dengan pilot project Desa Pakuncen, Kota Pasuruan yang bertujuan untuk mewujudkan Kota Pasuruan bebas dari jeratan rentenir.

  4. Program RABU (Rajin Nabung) oleh Kabupaten dan Kota Pasuruan yang bertujuan untuk mengakselerasi percepatan program Satu Rekening Satu Pelajar.

    Dengan kontribusi program tersebut, sampai dengan akhir Triwulan III 2023 110.395 pelajar di Kota Pasuruan telah membuat rekening dengan total nominal outstanding tabungan sebesar Rp20,76 miliar.

    Sementara di Kabupaten Pasuruan, program tersebut mendorong pembentukan 135.955 rekening pelajar dengan total nominal sebesar Rp27,17 miliar.

  5. Penyaluran Bantuan Operasional Sekolah Kabupaten (BOSKAB) dimana pada tahun 2022 dana BOSKAB Malang telah disalurkan kepada 71.959 siswa PAUD/TK/KN/SPS. 18.622 siswa SD, dan 44.877 siswa SMP swasta serta 15.127 siswa SMP Negeri se-Kabupaten Malang.

    Sampai dengan akhir Triwulan III 2023, jumlah rekening SIMPEL wilayah Kabupaten Malang yang tercatat di perbankan mencapai 480.634 rekening dengan nominal tabungan sebesar Rp75,25 miliar.

    Pembentukan rekening di Kabupaten Malang merupakan yang tertinggi di wilayah kerja KOJK Malang yakni 36,38 persen dari total pembentukan rekening di wilayah kerja KOJK Malang.

  6. Sosialisasi gerakan desa investasi saham yang telah dikomitmenkan bersama antara Pemerintah Kab. Malang, Unisma, dan PUJK. Saat ini terdapat 14 (empat belas) Galeri Investasi yang telah dibuka di wilayah Malang Raya.

  7. Pembentukan rekening Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) di Kota dan Kabupaten Probolinggo telah mencapai 288.411 rekening sampai dengan akhir Triwulan III 2023 dengan nominal tabungan sebesar Rp 40,70 miliar.

  8. TPAKD Kota Malang membuat Kawasan Inklusi Keuangan di Kampung Wisata Kajoetangan yaitu destinasi wisata di tengah Kota Malang dengan mengusung konsep "heritage" yang mengangkat unsur budaya, sejarah dan ekonomi sehingga menjadi destinasi wisata baik wisatawan lokal maupun internasional.

  9. Program OJIR (Ojo Percoyo Karo Rentenir) Kota Malang merupakan Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR) yang telah menjangkau 185 debitur dengan total penyaluran kredit Rp914,45 juta. 

  10.  Dalam rangka mendorong sektor petanian maka OJK Malang melalui TPAKD Kota Malang melakukan business matching melalui pembiayaan KUR Kluster Petani Jeruk Tanpa Musim melalui Jertanmus Integrated Farming System Indonesia (JIFSI) Kecamatan Ngantang.

  11. Program Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) dengan mengoptimalkan Badan Usaha Milik Desa untuk dapat menjadi Agen Laku Pandai. Program tersebut dilaksanakan oleh 7 (tujuh) Kabupaten/Kota di wilayah kerja KOJK Malang.

    Sampai dengan Triwulan 11/2023, terdapat 25.878 agen perorangan laku pandai dan 687 agen badan hukum (outlet) dengan penyebaran agen mayoritas berlokasi di Kabupaten Malang (porsi: 35,15 persen) dan Kabupaten Pasuruan (21,86 persen). Basic Saving Accounts yang terbentuk dari program ini mencapai 211.183 rekening dengan total nominal tabungan sebesar Rp 23,88 miliar.

  12. Program TPAKD Kota Batu yang mendorong transaksi keuangan menggunakan QRIS di Kampung. Literasi Keuangan Desa Sidomulyo sehingga masyarakat petani bunga menjadi familiar dengan transaksi keuangan melalui Bank serta program KANDA PRABU (Kredit Andalan Para Petani Bunga).

  13. Sistem Informasi Akses Keuangan Daerah Pemerintah Kota Batu (SIKANDA PRABU) yang merupakan aplikasi berbasis teknologi informasi dalam rangka mendorong perluasan akses keuangan bagi masyarakat Kota Batu dan sebagai sarana untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi layanan Jasa Keuangan di Kota Batu. Sebanyak 33.972 masyarakat telah mengakses website dimaksud.

  14. rogram One BumDES One Agent oleh TPAKD Kota Batu yang menargetkan adanya agen LAKU PANDAI di setiap BumDES menjadikan masyarakat bisa menggunakan produk perbankan melalui Agen Laku Pandai yang berada tidak jauh dari tempat tinggalnya.

  15. Peluncuran Kawasan Ekosistem Keuangan Inklusif Desa Wisata (Angin Dewi) Desa Tosari, Kabupaten Pasuruan bersama dengan TPAKD Kabupaten Pasuruan pada tanggal 31 Oktober 2023. 

Program Angin Dewi bertujuan untuk memberdayakan desa wisata secara terpadu, dengan mendorong transformasi sosial; budaya: dan ekonomi desa, serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di wilayah perdesaan. (**)

Editor : Queen Ve

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow