UNISKA Kediri Tegaskan Peran Dalam Pembinaan Olahraga Lewat Sports Week
Berlangsung di UNISKA Center, 11–14 Juni 2026 di Sports Week UNISKA menjadi bentuk komitmen kampus dalam mendukung pembinaan olahraga, khususnya bola basket, bagi generasi muda. Rektor UNISKA Kediri Prof. H. Bambang Yulianto menegaskan bahwa UNISKA Center diharapkan dapat menjadi ruang yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, olahraga, dan pengembangan potensi generasi muda.
KEDIRI, SJP - UNISKA Kediri menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga aktif menghadirkan ruang kolaborasi yang berdampak bagi masyarakat terutama di bidang olahraga melalui rangkaian Sports Week UNISKA x DBL Academy 3x3 Competition.
Berlangsung di UNISKA Center pada 11–14 Juni 2026, Sports Week UNISKA menjadi bentuk komitmen kampus dalam mendukung pembinaan olahraga, khususnya bola basket, bagi generasi muda.
Rektor UNISKA Kediri Prof. H. Bambang Yulianto menegaskan, UNISKA Center diharapkan dapat menjadi ruang yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, olahraga, dan pengembangan potensi generasi muda.
“Ini merupakan kehormatan bagi kami karena gedung UNISKA Center dapat dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-43 UNISKA Kediri,” ungkap Prof. Bambang, Kamis, (11/6/2026).
Sementara itu, Ketua Umum DPD PERBASI Jawa Timur, Grace Evi Ekawati menyampaikan bahwa kegiatan di Kediri ini menjadi momentum penting dalam memperluas pengenalan basket kepada anak-anak dan pelajar.
Ia menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan semata-mata mencari juara, tetapi juga mengenalkan bola basket sebagai sarana pembinaan karakter dan prestasi.
“Yang terpenting bukan hanya juara, tetapi bagaimana anak-anak mengenal bola basket dan tumbuh menjadi anak-anak Indonesia yang berprestasi,” ujar Mama Evi, sapaan akrabnya.
Dalam sesi insight, CEO dan Founder DBL Indonesia, Azrul Ananda menyampaikan, selama lebih dari 20 tahun DBL Indonesia bergerak dalam pengembangan bola basket, salah satu kendala utama yang kerap dihadapi adalah keterbatasan fasilitas olahraga yang representatif.
Menurutnya, kehadiran UNISKA Center menjadi salah satu langkah penting karena menyediakan fasilitas yang dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk kegiatan kampus, tetapi juga untuk pengembangan olahraga masyarakat.
“UNISKA membangun fasilitas sebagus ini dan bisa digunakan untuk olahraga. Tentu ini sangat bermanfaat. Kediri sekarang punya opsi baru untuk berbagai jenis olahraga,” ujar Azrul.
Pada kesempatan yang sama, UNISKA Kediri juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan sejumlah organisasi olahraga, antara lain Wushu Kota Kediri, FOPI Kota Kediri, PBPI Kabupaten Kediri, AFKOT Kota Kediri, KONI Kota Kediri, PERBASI Kabupaten Kediri, PERBASI Kota Kediri, dan PERBASI Jawa Timur.
Adapun kegiatan 3x3 Competition ini diikuti oleh peserta dari berbagai kategori, mulai dari KU 14, KU 16, KU 18, hingga kategori umum, baik putra maupun putri. Berdasarkan data peserta, kegiatan ini diikuti oleh 15 tim U14 Boys, 8 tim U14 Girls, 12 tim U16 Boys, 5 tim U16 Girls, 23 tim U18 Boys, 11 tim U18 Girls, 16 tim Umum Boys, dan 9 tim Umum Girls.
Selain kompetisi 3x3, rangkaian Sports Week UNISKA x DBL Academy juga menghadirkan kegiatan Penataran Lisensi C yang terbuka bagi pelatih basket se-Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga, khususnya pelatih bola basket. (**)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

