UIN Malang Dipercaya Cetak Pembimbing dan Pendamping Haji Profesional
UIN Malang dan Kementerian Haji Jawa Timur menjalin kerja sama mencetak pembimbing haji profesional guna memperkuat kualitas pelayanan jemaah Indonesia.
SURABAYA, SJP – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang dipercaya menjadi mitra strategis Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur dalam mencetak pembimbing dan pendamping haji profesional.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia melalui sertifikasi pembimbing manasik haji, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat guna meningkatkan kualitas pelayanan jemaah haji Indonesia.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UIN Malang, Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, M.A., mengatakan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia dengan UIN Malang yang telah ditandatangani pada Februari 2026.
"Kerja sama ini menjadi implementasi dari MoU yang telah disepakati sebelumnya. Ini juga merupakan salah satu program unggulan Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap peningkatan kualitas layanan penyelenggaraan ibadah haji melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat," ujar Prof. Abdul Hamid dalam keterangan resminya, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan, Fakultas Kedokteran UIN Malang memiliki distingsi pada bidang pelayanan kesehatan haji dan umrah.
Berbekal pengalaman hampir satu dekade, fakultas tersebut siap berkontribusi menyiapkan pembimbing dan pendamping haji yang tidak hanya memahami aspek ibadah, tetapi juga mampu memberikan pendampingan kesehatan kepada jemaah.
"Kami menawarkan dua keunggulan utama, yakni pendekatan ramah lansia melalui kolaborasi Fakultas Kedokteran dan Fakultas Psikologi, serta pendekatan kesehatan yang komprehensif agar para pembimbing memiliki kompetensi mendampingi jemaah dari aspek ibadah maupun kesehatan," katanya.
Sementara itu, Penjabat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur, Dr. Mohammad As'adul Anam, M.Ag., mengapresiasi kontribusi Fakultas Kedokteran UIN Malang dalam mendukung pelayanan kesehatan jemaah haji.
Keterlibatan mahasiswa Fakultas Kedokteran UIN Malang dalam membantu penyelenggaraan ibadah haji menjadi bukti dalam kontribusi perguruan tinggi terhadap peningkatan kualitas layanan.
"Kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di sektor haji dan umrah masih sangat besar. Karena itu, dibutuhkan SDM yang memiliki kompetensi manajerial sekaligus pemahaman keagamaan yang kuat," ungkapnya.
Ia menilai UIN Malang memiliki keunggulan karena mampu mengintegrasikan aspek manajemen, spiritualitas, dan pelayanan kesehatan.
Sinergi tersebut menjadi nilai tambah dalam mencetak pembimbing dan pendamping haji profesional yang mampu memberikan pelayanan optimal kepada jemaah.
Melalui kerja sama ini, kedua institusi berkomitmen menghadirkan berbagai program kolaboratif di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta sertifikasi pembimbing manasik haji profesional sebagai upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia.
"Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan pembimbing dan pendamping haji yang profesional, kompeten, dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah Indonesia," pungkasnya. (***)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

