Tunjangan Pokok ASN Pemkot Batu Terancam Terlambat

Terkait Proses TPP untuk ASN, Pemkot Batu saat ini masih dalam ranah berkomunikasi dengan Kemendagri dan ditargetkan rampung pada 3-5 hari kedepan. Sehingga, pada Rabu (3/4/2024) bisa berlanjut prosesnya ke Kemenkeu dan baru sejak saat itu proses pencairannya akan memakan waktu sekitar 1 pekan

29 Mar 2024 - 12:45
Tunjangan Pokok ASN Pemkot Batu Terancam Terlambat
Ilustrasi ASN Kota Batu yang sedang bekerja (Arul/Dokumen/SJP)

Kota Batu, SJP - Tiga bulan ASN menunggu cairnya Tunjangan Pokok Pegawai (TPP), masih belum mendapatkan kepastian apapun dari Pemkot Batu dan terancam akan diberikan secara terlambat.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Batu Eny Rachyuningsih pda Jumat (29/3/2024) mengatakan bahwa keterlambatan tersebut tidak hanya terjadi di Kota Batu namun juga di seluruh Indonesia.

"Saat ini kami tengah mengupayakan percepatan pencairan dengan berkoordinasi dengan kementerian lantaran saat ini ada penyesuaian-penyesuaian mengikuti peraturan Kementerian Keuangan," ungkapnya.

Disinggung terkait proses TPP untuk ASN Pemkot Batu, Eny mengaku saat ini masih dalam ranah Kemendagri dan ditargetkan rampung pada 3-5 hari kedepan.

Sehingga, pada Rabu (3/4/2024) bisa berlanjut prosesnya ke Kemenkeu dan baru sejak saat itu proses pencairannya akan memakan waktu sekitar 1 pekan.

"Dari kondisi tersebut diperkirakan TPP bakal bisa dicairkan setelah Lebaran Idulfitri, karena pekan depan sudah libur panjang. Meski begitu menjelang lebaran ASN tetap bakal mendapatkan gaji pokok dan tunjangan," imbuhnya. 

Walaupun harusnya komponen yang diterima para ASN untuk lebaran yaitu gaji pokok, tunjangan, dan TPP. Namun karena kendala tersebut maka TPP kemungkinan tidak dapat dicairkan secara tepat waktu. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow