Tren Perpindahan Penduduk ke Kota Batu Meningkat, Didominasi Alasan Pernikahan dan Pekerjaan

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi dan Kependudukan (PIAK) Dispendukcapil Kota Batu Darmanto pada Senin (17/2/2025) mengungkapkan bahwa perbandingannya yakni yang datang ke Kota Batu lebih tinggi dari yang pindah domisili ke luar.

17 Feb 2025 - 18:59
Tren Perpindahan Penduduk ke Kota Batu Meningkat, Didominasi Alasan Pernikahan dan Pekerjaan
Ilustrasi perpindahan penduduk (Dok/Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP - Kota Wisata Batu mengalami tren peningkatan angka pendatang dalam dua tahun terakhir dan tercatat dalam data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu, rata-rata lebih dari 5 ribu orang pindah domisili dari luar daerah setiap tahunnya serta dipicu oleh alasan pernikahan dan pekerjaan.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi dan Kependudukan (PIAK) Dispendukcapil Kota Batu Darmanto pada Senin (17/2/2025) mengungkapkan, perbandingannya yakni yang datang ke Kota Batu lebih tinggi dari yang pindah domisili ke luar.

"Dari data pada 2023 lalu terdapat 5.140 orang pindah ke Kota Batu, terdiri dari 1.058 laki-laki dan 4.082 perempuan. Angka ini meningkat pada tahun 2024 menjadi 5.440 orang dengan 1.121 laki-laki dan 4.319 perempuan," urainya.

Lebih lanjut, untuk jumlah warga yang pindah keluar Kota Batu lebih rendah yakni pada 2023 tercatat 3.966 orang, sedangkan pada tahun 2024 meningkat menjadi 4.289 orang. Sehingga meskipun terjadi kenaikan sebesar 323 orang yang keluar, namun angka pendatang tetap lebih tinggi.

Darmanto menjelaskan bahwa perpindahan domisili rata-rata diajukan untuk berpindah kota atau kabupaten karena mengikuti pasangan setelah menikah atau alasan pekerjaan. Pengurusan perpindahan ini diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) 96 Tahun 2018 tentang tata cara pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil.

"Jika seluruh berkas yang diperlukan sudah lengkap, proses kepengurusan pindah domisili dapat diproses dengan cepat, bahkan bisa ditunggu di hari yang sama," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow