Tim SAR Temukan Seluruh Korban Tenggelamnya Perahu Besi Tua di Gresik
Kepala BPBD Kabupaten Gresik, Sukardi, mengatakan penemuan kedua jenazah ini menjadi titik akhir dari rangkaian operasi pencarian yang melelahkan.
GRESIK, SJP — Tim Search and Rescue (SAR) gabungan akhirnya menemukan dua orang anak buah kapal (ABK) yang hilang dalam insiden tenggelamnya perahu pengangkut tiga ton besi tua di perairan Gresik, Jawa Timur.
Kedua korban, Halimi (32) dan Ajib (55), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Gresik, Sukardi, menyatakan bahwa penemuan kedua jenazah tersebut menjadi titik akhir dari rangkaian operasi pencarian.
"Operasi resmi ditutup dengan hasil ditemukan semua korban dalam keadaan meninggal dunia," kata Sukardi, Rabu (6/5/2026).
Sukardi menyampaikan, insiden tenggelamnya kapal pengangkut besi tua seberat tiga ton tersebut terjadi pada Sabtu (2/5/2026), yang mengakibatkan dua ABK dinyatakan hilang.
Dalam upaya pencarian selama empat hari, Tim SAR gabungan mengerahkan seluruh sumber daya dan menerapkan strategi pencarian skala besar.
Pada hari kedua dan ketiga operasi, upaya pencarian diperluas dengan melakukan manuver pemantauan udara menggunakan helikopter Basarnas HR-3601.
Sementara itu, untuk penyisiran jalur perairan, armada dibagi ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU) laut.
Total luas area pencarian mencapai 16 mil laut persegi. Masing-masing SRU menyisir area berbeda sesuai dengan pemetaan wilayah operasi (SAR Map).
Korban pertama atas nama Halimi (32) telah lebih dahulu ditemukan oleh Tim SAR pada Senin (4/5/2026).
Sedangkan korban atas nama Ajib (55) ditemukan oleh kapal nelayan dalam kondisi mengapung sejauh 5,7 mil laut dari lokasi awal kecelakaan.
Dengan demikian, dalam insiden perahu karam ini, lima ABK telah ditemukan dengan rincian dua orang selamat dan tiga orang meninggal dunia.
"Korban meninggal dunia langsung dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina guna penanganan lebih lanjut," pungkasnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

