Tertabrak Truk Saat Menyeberang, Pelajar SMP di Tulungagung Alami Luka-Luka
Korban sempat terseret dan berada di kolong truk sebelum akhirnya dievakuasi oleh warga dan petugas. Ia kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat perawatan.
TULUNGAGUNG, SJP - Kecelakaan lalu lintas antara truk dan pesepeda terjadi di Jalan Raya masuk Desa Jarakan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, Senin (1/12/2025) sekira pukul 13.30 WIB. Insiden ini menyebabkan seorang pelajar SMP berusia 12 tahun mengalami patah tulang setelah terserempet dan masuk ke kolong truk.
Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP M. Taufik Nabila, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut kecelakaan dipicu kurangnya kehati-hatian pengemudi truk dan tidak diberikannya prioritas kepada pesepeda yang sedang menyeberang.
“Sesampainya di lokasi kejadian, diduga pengemudi truk kurang berhati-hati dan tidak mengutamakan prioritas terhadap pesepeda yang sedang menyeberang, sehingga terjadi benturan,” jelas AKP Taufik Nabila.
Kendaraan yang terlibat adalah truk bernomor polisi AG 8652 YL yang dikemudikan Mustakim (46), warga Dusun Kedaton, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Mojokerto.
Sementara korban adalah Devita Asha Khoirunisa (12), pelajar asal Desa Jarakan, Gondang, yang saat kejadian tengah menyeberang menggunakan sepeda pancal.
"Benturan membuat korban terjatuh dan mengalami patah tulang pada bagian tangan," terang Kasatlantas.
Dari hasil olah TKP, truk yang dikemudikan Mustakim melaju dari arah selatan ke utara. Di saat bersamaan, korban menyeberang datang dari arah timur menuju barat dengan sepeda pancal. Ketika pesepeda menyeberang, diduga pengemudi truk tidak mengurangi kecepatan sehingga tidak sempat menghindar.
Korban sempat terseret dan berada di kolong truk sebelum akhirnya dievakuasi oleh warga dan petugas. Ia kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat perawatan.
Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung yang mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP, mengamankan truk dan sepeda pancal sebagai barang bukti, serta meminta keterangan dari pengemudi dan sejumlah saksi.
AKP Taufik menegaskan pentingnya kewaspadaan seluruh pengguna jalan, terutama di kawasan permukiman.
“Kami mengimbau agar pengemudi kendaraan bermotor selalu memberikan prioritas kepada pengguna jalan yang lebih rentan, seperti pejalan kaki dan pesepeda. Kurangi kecepatan saat melintas di area pemukiman,” ujarnya.
Kasus kecelakaan ini kini dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung untuk penyelidikan lebih lanjut. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

