Terjunkan 25 Personel, Pencarian Bocah di Sungai Bengawan Solo Gresik Masih Nihil
Bocah hilang secara misterius di Kabupaten Gresik, masih terus dilakukan. Tim SAR gabungan melakukan pencarian menyusuri Sungai Bengawan Solo.
GRESIK, SJP—Upaya pencarian terhadap bocah yang hilang secara misterius di Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, melibatkan puluhan personel gabungan. Mereka menyusuri Sungai Bengawan Solo pada Selasa (3/6/2025) pagi.
Sebanyak 25 personel tim search and rescue (SAR) gabungan diterjunkan ke lokasi untuk mencari bocah bernama Ahmada Ainunhaq (9) itu.
"Kita yang sudah di sini BPBD Gresik, dibantu tim relawan SAR Ujungpangkah, relawan Ambulans, RAPI, Basarnas, BPBD Provinsi Jawa Timur, dan warga setempat," kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, F.X. Driatmiko Herlambang.
Miko menjelaskan, bocah tersebut dilaporkan hilang sejak Sabtu (31/5/2025) sore. Sejak saat itu, korban tidak kunjung pulang ke rumah. Hasil penelusuran warga, ditemukan sejumlah tanda bahwa bocah tersebut bermain di bantaran Sungai Bengawan Solo.
Tanda sebelum hilangnya bocah tersebut diketahui melalui rekaman video CCTV di rumah salah seorang warga setempat. Petugas menduga bocah tersebut tercebur ke Sungai Bengawan Solo. Dugaan itu menguat lantaran ada jejak sandal dan kaki anak kecil di sekitar bantaran Sungai.
"Kemudian ditelusuri ada jejak-jejak dan kita melakukan pencarian di tepian Sungai," jelasnya.
Sampai hari ke empat dari laporan hilangnya bocah tersebut, pencarian petugas gabungan belum membuahkan hasil. Petugas masih menyisir sepanjang Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Dukun.
"Kita masih melakukan penyisiran," pungkasnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

