Tergiur Modal Usaha Ratusan Juta, Uang dan Ponsel Warga Bululawang Malang Raib

Seorang ibu di Bululawang jadi korban penipuan bermodus zakat. Dijanjikan modal usaha Rp 300 juta, ia malah kehilangan uang Rp 2,5 juta dan ponsel.

25 May 2025 - 18:46
Tergiur Modal Usaha Ratusan Juta, Uang dan Ponsel Warga Bululawang Malang Raib
Rofiatin korban penipuan berkedok zakat, saat membuat laporan di Polsek Bululawang Malang (doc. Istimewa)

MALANG,SJP – Seorang perempuan di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, menjadi korban dugaan penipuan berkedok zakat. Ia merugi hingga Rp 2,5 juta setelah tergiur janji bantuan modal usaha senilai Rp 300 juta.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (24/5) pagi sekira pukul 10.00 WIB itu, kini tengah diselidiki pihak Kepolisian Resor (Polres) Malang.

Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, membenarkan kejadian tersebut. Korban diketahui bernama Rofiatin (47), warga Desa Kasembon, Bululawang.

“Korban mengalami kerugian uang tunai dan kehilangan satu unit ponsel,” ujar Bambang, Ahad (25/5/2025).

Dijelaskan, penipuan bermula dari perkenalan korban dengan seorang pria lewat media sosial. Setelah beberapa kali komunikasi, mereka sepakat bertemu di halte dekat masjid.

Pelaku datang mengendarai mobil warna silver, namun tanpa plat nomor yang dikenali. Dalam pertemuan itu, pelaku menjanjikan bantuan modal usaha dengan syarat korban harus menyerahkan 'uang zakat' terlebih dahulu.

"Korban tergiur dan menyerahkan uang dan hp miliknya," kata Bambang.

Pelaku kemudian memberikan tas merah yang disebut berisi uang ratusan juta. Namun korban dilarang membukanya saat itu juga, dan malah diminta membeli kerudung di pasar.

Setelah kembali, korban mendapati pelaku telah menghilang. Tas tersebut ternyata hanya berisi tumpukan kertas dan amplop kosong. Satu unit ponsel milik korban pun turut raib.

Polisi saat ini masih menyelidiki kasus tersebut dan mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap identitas pelaku.

“Kami imbau masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penipuan yang mengiming-imingi bantuan dana dalam jumlah besar," tutup Bambang.

Sementara menurut korban, Rofiatin, dirinya melaporkan kepada pihak berwajib yakni Polsek Bululawang, atas kejadian itu.

"Saya ibu Rofiatin menjadi korban penipuan di depan pasar Bululawang, dengan kerugian Rp 2.550.000, dan satu buah HP," Rofiatin mengisahkan.

Rofiatin berharap kasus segera ditindaklanjuti dan mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian atas pengaduannya. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow