Tanah Longsor di Ngadas Malang Tutup Jalur Akses Menuju Bromo

Tiga titik arah kawasan Bromo terdampak longsor. Pihak BPBD Kabupaten Malang segera kerahkan alat berat

10 Feb 2025 - 15:46
Tanah Longsor di Ngadas Malang Tutup Jalur Akses Menuju Bromo
Pihak poslap BPBD Kabupaten Malang berusaha menangani awal kejadian longsor (Hafid/SJP)

MALANG, SJP — Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang pada Senin (10/2/2025). Akibatnya, terjadi tanah longsor di Desa Ngadas sekitar pukul 11.20 WIB.

Insiden ini menutup akses jalan menuju Desa Ngadas di tiga titik. Yakni di sekitar Coban Pelangi, Dusun Jarak Ijo, dan Jalan Raya Ngadas. Berdasarkan laporan dari Pos Lapangan (Poslap) Tumpang, informasi longsor diterima pada pukul 13.51 WIB.

Meski material longsor menutupi akses jalan utama, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

Dinas Bina Marga Kabupaten Malang telah mengerahkan alat berat. Sementara petugas pemadam kebakaran (Damkar) dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) juga bersiaga untuk mendukung pembersihan material longsor.

Hingga pukul 15.10 WIB, dua titik longsor, yakni di Timur Vihara dan Barat Gerbang Desa Ngadas, telah berhasil dibersihkan. Namun, satu titik longsor di dekat wisata Coban Pelangi masih dalam proses penanganan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Malang, Ichwanul Muslimin menegaskan, koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan akses jalan. Alat berat sudah diturunkan dan tim terus berupaya membuka akses.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Terutama mengingat cuaca yang masih berpotensi hujan lebat," ucap Ichwanul Muslimin.

Dia mengungkapkan, berdasarkan pemantauan tim di lapangan, diameter longsor di Desa Ngadas mencapai 20 meter. Sementara di Dusun Jarak Ijo, diameter longsor selebar 10 meter. Tim masih terus memantau titik longsor, karena dikhawatirkan terjadi longsor dadakan.

"Kami sudah mengirimkan alat berat dan tim untuk membantu pembersihan material longsor. Harapannya, akses jalan bisa segera kembali normal," urainya.

BPBD Kabupaten Malang mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati. Terutama bagi pengguna jalan yang melintas di kawasan perbukitan. Potensi hujan deras yang masih tinggi dapat memicu longsor susulan. Masyarakat diminta selalu mengikuti perkembangan informasi.

"Laporan sementara ini akan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan," pungkas Ichwanul Muslimin. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow