Tak Hanya Ferish Wheel, Pemkot Batu Bakal Tata Ulang Fasilitas dan Zona Bermain Alun-alun
Dengan penataan menyeluruh ini, Pemkot berharap Alun-Alun Kota Batu dapat kembali menjadi magnet utama pariwisata serta ruang terbuka hijau yang ramah keluarga.
KOTA BATU, SJP – Pemerintah Kota Batu bakal melakukan revitalisasi menyeluruh terhadap Alun-Alun Kota Batu. Program ini dilakukan secara bertahap dan dimulai pada tahun 2025, dengan fokus awal pada perbaikan fasilitas dasar.
Wali Kota Batu Nurochman pada Sabtu (28/6/2025) menegaskan bahwa revitalisasi ini merupakan langkah penting untuk mengembalikan fungsi Alun-Alun sebagai ruang publik yang aman, nyaman, dan representatif sebagai ikon wisata kota.
“Memang hasil dari peninjauan kemarin, kami melalui DLH akan merombak Alun-Alun Kota Batu. Perombakan akan dilakukan secara bertahap, yakni tahap pertama akan diawali dengan memperbaiki fasilitas dasar seperti toilet umum dan ruang laktasi. Dua fasilitas tersebut dinilai sangat penting karena menunjang kenyamanan pengunjung, terutama wisatawan keluarga," urainya.
Sementara itu, tahap kedua revitalisasi akan dimulai tahun depan. Fokusnya adalah penataan ulang area bermain anak (play zone) dan panggung hiburan. Seluruh permainan yang sebelumnya tersebar, akan dipusatkan di satu titik di sisi barat, dekat dengan lokasi wahana Ferris Wheel yang akan diganti.
Sedangkan untuk panggung musik, pria yang akrab disapa Cak Nur ini menegaskan bahwa akan dipindah ke sisi timur Jalan Diponegoro. Dimana nantinya, panggung akan dikonsep menyerupai amphitheater seperti yang ada di Kebayoran, Jakarta Selatan.
“Desainnya akan lebih modern dan multifungsi, tapi tetap mempertahankan nilai estetika dan kenyamanan bagi pengunjung. Revitalisasi ini juga bersinergi dengan rencana penggantian wahana Ferris Wheel yang sudah mangkrak sejak 2022 lalu," imbuhnya.
Dengan penataan menyeluruh ini, Pemkot berharap Alun-Alun Kota Batu dapat kembali menjadi magnet utama pariwisata serta ruang terbuka hijau yang ramah keluarga.
“Alun-Alun ini bukan hanya tempat rekreasi, tapi juga wajah kota. Maka harus ditata sebaik mungkin agar benar-benar menjadi kebanggaan warga Batu,” pungkas Cak Nur. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

