Sri Wahyuni Dukung Penuh Program Koperasi Merah Putih: Dorong Ekonomi Kerakyatan hingga Tingkat Desa

Legislator asal Bojonegoro tersebut menilai bahwa koperasi memiliki peran sentral dalam memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat.

18 Jul 2025 - 14:05
Sri Wahyuni Dukung Penuh Program Koperasi Merah Putih: Dorong Ekonomi Kerakyatan hingga Tingkat Desa
Sri Wahyuni (dua dari kiri) saat hadir pada puncak perayaan hari Koperasi di Bojonegoro. Foto: Abrori/SJP

BOJONEGORO, SJP - Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Wahyuni, menyatakan dukungannya terhadap program Koperasi Merah Putih yang digagas oleh pemerintah pusat sebagai upaya memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, kehadiran koperasi berbasis desa ini merupakan langkah strategis dalam membangun kemandirian ekonomi dari bawah, khususnya di wilayah pedesaan.

"Program Koperasi Merah Putih ini adalah bentuk nyata dari komitmen negara dalam membangkitkan kembali semangat gotong royong dan ekonomi kolektif. Ini bukan sekadar program, tetapi gerakan besar yang menyasar kesejahteraan masyarakat dari hulu ke hilir," ungkap Sri Wahyuni, Jumat (19/7/2025).

Legislator asal Bojonegoro tersebut menilai bahwa koperasi memiliki peran sentral dalam memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat, utamanya saat menghadapi situasi fluktuatif seperti pandemi atau tekanan ekonomi global.

Ia menyebutkan, jika dikelola dengan serius dan profesional, koperasi dapat menjadi poros baru perekonomian nasional.

Secara khusus, Sri Wahyuni menyoroti implementasi program Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bojonegoro yang telah menunjukkan progres signifikan.

Pemkab Bojonegoro tercatat telah berhasil mendirikan 430 koperasi di seluruh desa dan kelurahan, sebuah capaian yang menurutnya patut diapresiasi dan dijadikan contoh daerah lain.

“Bojonegoro termasuk daerah yang paling progresif dalam menyambut program ini. Pemerintah daerah, mulai dari bupati hingga kepala desa, sangat aktif mengawal pendirian koperasi. Saya berharap pendampingan dari sisi manajemen, permodalan, dan pelatihan sumber daya manusianya terus diperkuat,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan koperasi harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat desa, seperti akses permodalan, penguatan usaha mikro, serta pemasaran produk lokal. Oleh karena itu, DPRD Jatim berkomitmen untuk mengawal alokasi anggaran dan regulasi yang mendukung penguatan koperasi tersebut.

Sri Wahyuni menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, legislatif, serta pelaku usaha dalam mengembangkan koperasi berbasis potensi lokal.

Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana untuk meningkatkan efisiensi dan jangkauan koperasi di era modern.

“Anak-anak muda juga perlu dilibatkan dalam transformasi koperasi. Koperasi bukan lagi soal simpan pinjam semata, tapi bisa menjadi inkubator ekonomi kreatif dan UMKM digital jika dikembangkan secara adaptif,” tegasnya.

Dukungan dari tokoh politik sekelas Sri Wahyuni menjadi angin segar bagi perjalanan Koperasi Merah Putih ke depan. Ia berharap program ini tidak berhenti pada tahap pembentukan, namun mampu tumbuh menjadi pilar ekonomi rakyat yang berkelanjutan dan inklusif, terutama di wilayah Bojonegoro yang dikenal memiliki semangat kemandirian dan gotong royong yang kuat. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow