Sopir Truk Meninggal Mendadak saat Mengemudi, Tabrak Dua Pesepeda di Tulungagung, Tiga Nyawa Melayang

Polisi menduga sopir meninggal dunia akibat penyakit sesak napas yang tiba-tiba kambuh saat kendaraan berjalan.

13 Dec 2025 - 09:00
Sopir Truk Meninggal Mendadak saat Mengemudi, Tabrak Dua Pesepeda di Tulungagung, Tiga Nyawa Melayang
Evakuasi sopir truk yang meninggal dunia saat mengemudi sehingga menyebabkan kecelakaan yang menewaskan dua pesepeda di Boyolangu, Tulungagung. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP — Sebuah kecelakaan tragis yang melibatkan sebuah truk tanpa kendali terjadi di Jalan Raya Boyolangu, Tulungagung, pada Jumat (12/12/2025) malam. 

Insiden tersebut mengakibatkan meninggalnya dua orang pesepeda dan, secara mengejutkan, sang sopir truk ditemukan tak bernyawa di kursi kemudi. Total tiga korban meninggal dunia dalam peristiwa nahas ini.

Kapolsek Boyolangu, AKP Retno Puji, menyebutkan laporan kecelakaan terjadi sekira pukul 18.45 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, truk melaju dari utara ke selatan dengan kondisi oleng.

"Ada warga yang melapor terjadi kecelakaan di depan Puskesmas Boyolangu. Dari keterangan saksi, truk itu dari utara ke selatan lalu berjalan oleng," jelas AKP Retno.

Truk tersebut dikemudikan oleh Agus Sutanto (46), yang beralamat di Tegal namun berdomisili di Campurdarat, Tulungagung. Olengnya truk dimulai saat melintas di depan SDN 1 Boyolangu.

Truk pertama kali menabrak Basuki (69), warga Desa Boyolangu, yang melaju searah di depannya, mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi. Truk kemudian terus melaju tanpa kendali sejauh ratusan meter.

Sekitar 500 meter dari titik tabrakan pertama, truk kembali menabrak pesepeda kedua, Supeno (74), warga Desa Boyolangu, sebelum akhirnya berhenti setelah menabrak teras toko di depan Koramil Boyolangu.

Kondisi semakin mengejutkan ketika petugas melakukan pemeriksaan di dalam kabin truk. Sang sopir, Agus Sutanto, ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi masih duduk di kursi kemudi. 

Polisi menduga sopir meninggal dunia akibat penyakit sesak napas yang tiba-tiba kambuh saat kendaraan berjalan.

"Dari keterangan temannya, pengemudi punya riwayat sesak napas," tambah dia.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung, Ipda Gerry Permana, mengonfirmasi bahwa kedua pesepeda ditabrak dari belakang, dan sopir truk mengemudi seorang diri tanpa kernet. Truk tersebut diketahui membawa muatan gula dari Trenggalek menuju Tulungagung.

Total tiga jenazah, dua pesepeda dan sopir truk, telah dievakuasi ke Instalasi Kedokteran Forensik RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk proses visum.

"Untuk penyebab pastinya masih kami selidiki, termasuk kondisi sopir sebelum kejadian," tutupnya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow