Siswa SMK di Nganjuk Raih Juara 2 LKS Otomotif
Prestasi ini diraih dalam kompetisi bidang otomotif yang menjadi representasi kualitas praktik pendidikan vokasi di sekolah tersebut.
NGANJUK, SJP — Rafael Akbar Agustan, siswa SMK Al-Husna Kecamatan Loceret, berhasil meraih Juara 2 dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Kabupaten Nganjuk.
Prestasi ini diraih dalam kompetisi bidang otomotif yang menjadi representasi kualitas praktik pendidikan vokasi di sekolah tersebut.
Ajang yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Otomotif Kabupaten Nganjuk ini berlangsung di Kecamatan Gondang.
Kompetisi tersebut diikuti oleh berbagai Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Kabupaten Nganjuk sebagai panggung adu keterampilan siswa antarwilayah.
Rafael, atau yang karib disapa Rafa ini menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras kolektif. Ia menekankan adanya peran besar dari wali kelasnya, Andik, serta guru pembimbing, M. Wahibul Malik, ST (Pak Wahib), dalam proses persiapannya.
"Pak Wahib bagi saya bukan hanya guru, tetapi juga motivator," ujar Rafa pada Ahad (15/2/2026).
Ia menilai bimbingan teknis dan dukungan moral dari para pengajar merupakan faktor utama yang meningkatkan semangat berlatihnya.
Kompetisi Menguji Ketelitian dan Ketangguhan
Dalam bidang Teknik Kendaraan Ringan (TKR), peserta tidak hanya diuji secara teoritis, tetapi juga melalui praktik langsung. Indikator penilaian utama meliputi ketelitian dalam mendeteksi kerusakan mesin, ketepatan analisis, serta kecepatan penyelesaian pekerjaan.
M. Wahibul Malik menjelaskan bahwa Rafa menunjukkan konsistensi dan kesungguhan sejak awal masa bimbingan.
"Rafa memiliki semangat belajar tinggi dan potensi besar di bidang TKR. Kami bersyukur, meski meraih peringkat kedua, hasil ini menjadi tiket untuk melaju ke babak final tingkat Provinsi," ungkap Wahib.
Pencapaian ini menandai langkah awal Rafa sebelum menghadapi tantangan kompetisi yang lebih tinggi di level regional.
Pendidikan Vokasi dan Tantangan Masa Depan
Prestasi ini membuktikan peran strategis sekolah kejuruan dalam mencetak generasi terampil yang siap memasuki dunia kerja. LKS dinilai bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana evaluasi kualitas pembelajaran serta penguatan mentalitas siswa.
Di tengah dinamika dunia kerja yang kompetitif, penguasaan kemampuan teknis yang disertai kedisiplinan dan daya juang menjadi modal krusial. Keberhasilan Rafa merepresentasikan kemampuan siswa daerah untuk bersaing secara kualitas di tingkat yang lebih luas.
Persiapan Menuju Tingkat Provinsi
Saat ini, Rafa tengah bersiap menghadapi kompetisi LKS di tingkat Provinsi Jawa Timur. Ia berharap dukungan dari seluruh pihak, khususnya keluarga besar SMK Al-Husna, agar dapat memberikan performa maksimal.
"Semoga saya bisa memberikan hasil terbaik untuk sekolah dan khususnya untuk guru pembimbing saya," ucapnya.
Keberhasilan ini diharapkan mampu memotivasi siswa lain dari berbagai jurusan untuk terus mengasah keahlian dan berani berkompetisi. Prestasi yang diraih dari ruang praktik di Loceret ini kini dipersiapkan untuk menuju panggung kompetisi yang lebih besar. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

