Silpa APBD 2025 Kota Batu Capai Rp123,7 Miliar, BKAD Akui Masih Ada Kendala Serapan
Dengan saldo akhir kas daerah sebesar Rp123,7 miliar, Pemkot Batu diharapkan mampu menjadikan evaluasi APBD 2025 sebagai pijakan perbaikan pengelolaan keuangan daerah pada 2026, sehingga belanja publik benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat
KOTA BATU, SJP – Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) APBD Kota Batu Tahun Anggaran 2025 tercatat sebesar Rp123,7 miliar. Angka ini lebih rendah dibandingkan Silpa akhir 2024 yang mencapai Rp144,13 miliar.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Batu Eny Rachyuningsih pada Kamis (15/1/2026) menyebut, penurunan Silpa menunjukkan perbaikan serapan anggaran, meski masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah di internal perangkat daerah.
"Berdasarkan data realisasi anggaran, sejumlah SKPD masih mencatatkan serapan terendah. Sekretariat DPRD (Setwan) merealisasikan anggaran sebesar Rp43,73 miliar dari pagu Rp59,27 miliar atau 73,78 persen," paparnya.
Selanjutnya disusul Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dengan serapan 78,79 persen, serta Bapenda yang menyerap 80,44 persen dari total anggaran Rp23 miliar. Eny menilai capaian ini perlu menjadi bahan evaluasi serius agar tidak berulang di tahun anggaran berikutnya.
Di sisi lain, beberapa SKPD menunjukkan kinerja serapan yang tinggi. Kecamatan Junrejo mencatatkan realisasi tertinggi sebesar 95,59 persen, diikuti BKAD dengan serapan 94,87 persen dari pagu Rp128,62 miliar, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang mencapai 94,65 persen.
"Capaian tersebut mencerminkan perencanaan yang lebih matang serta pelaksanaan program yang tepat waktu. Namun memang masih ada sejumlah kendala yang mempengaruhi optimalisasi serapan anggaran 2025," imbuhnya.
Ia membeberkan kendala biasanya terjadi pada sistem informasi pemerintahan daerah (SIPD) yang kerap mengalami gangguan, lemahnya perencanaan pada beberapa SKPD, serta belum maksimalnya monitoring dan evaluasi internal.
“Kedepan, penguatan perencanaan dan pengawasan berkala harus menjadi fokus agar serapan lebih optimal dan Silpa bisa ditekan,” tandasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

