Sikapi Protes Jalan Rusak, Legislator Nganjuk Tambah Anggaran Perbaikan Jadi Rp400 Juta

Legislator tersebut mengklarifikasi bahwa perbaikan jalan di wilayah tersebut sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan tahun anggaran 2026 melalui dana Pokok Pikiran (Pokir).

09 Apr 2026 - 11:00
Sikapi Protes Jalan Rusak, Legislator Nganjuk Tambah Anggaran Perbaikan Jadi Rp400 Juta
Endah Sri Murtini saat turun melihat langsung kondisi jalan rusak. (Foto: Kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP — Merespons aksi warga Dusun Tempel yang sempat viral di media sosial akibat memasang poster protes pada pohon pisang di pinggir jalan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk dari Dapil 3 Partai Demokrat, Endah Sri Murtini, meninjau langsung lokasi tersebut pada Kamis (09/04/2026).

Aksi warga tersebut dipicu oleh kondisi jalan yang rusak dan berlubang. Menanggapi hal ini, legislator tersebut mengklarifikasi bahwa perbaikan jalan di wilayah tersebut sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan tahun anggaran 2026 melalui dana Pokok Pikiran (Pokir).

"Sebenarnya tahun ini sudah saya anggarkan lewat Pokir senilai 200 juta rupiah khusus untuk ruas jalan arah makam di Dusun Tempel. Rencananya baru minggu depan akan saya sampaikan secara resmi kepada warga saat acara Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosraper)," ungkapnya di sela-sela peninjauan saat dihubungi melalui WhatsApp oleh Suarajatimpost.com.

Endah mengakui adanya miskomunikasi sehingga warga melakukan aksi protes sebelum informasi rencana pembangunan tersebut tersampaikan. Namun, setelah melihat langsung kondisi lapangan, ia menemukan fakta bahwa kerusakan jalan di Dusun Tempel cukup parah. 

Jalan tersebut memang pernah diaspal sebelumnya melalui dana aspirasinya, namun karena sudah berusia lebih dari lima tahun, kondisi aspal mulai mengelupas dan berlubang.

Melihat urgensi kebutuhan warga, Wakil Ketua DPRD tersebut mengambil langkah diskresi cepat dengan menggeser alokasi anggaran Pokir miliknya. 

Anggaran awal sebesar Rp200 juta (untuk ruas jalan arah makam), ditambah anggaran hasil pergeseran Pokir dari Kecamatan Prambon dan Kertosono sebesar Rp200 juta, sehingga total alokasi tahun 2026 menjadi Rp400 juta.

"Akhirnya, anggaran Pokir yang awalnya untuk wilayah lain di Kecamatan Prambon, saya putuskan untuk digeser ke Dusun Tempel guna memperbaiki ruas jalan bagian depan gang senilai 200 juta lagi. Jadi, total untuk Dusun Tempel di anggaran induk 2026 ini mencapai 400 juta rupiah," tegasnya.

Langkah ini diharapkan dapat menjawab keresahan warga dan memastikan akses mobilitas masyarakat Dusun Tempel kembali lancar serta aman. Endah juga meminta warga untuk tetap bersabar hingga proses administrasi dan pelaksanaan teknis dimulai dalam waktu dekat. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow