Sering Makan Korban, Perlintasan Tanpa Palang di Beji Ditutup Sementara Usai Kecelakaan Maut

Usai insiden mobil Honda Accord tertabrak KA Mutiara Timur pada Minggu (30/11/2025), polisi dan perangkat desa sepakat menutup sementara akses jalan kampung yang melintasi jalur tersebut.

30 Nov 2025 - 22:15
Sering Makan Korban, Perlintasan Tanpa Palang di Beji Ditutup Sementara Usai Kecelakaan Maut
Bangkai mobil korban yang ada di lokasi kejadian serta kereta melintas (foto isbi /SJP)

PASURUAN, SJP — Kecelakaan maut yang menewaskan empat anggota keluarga di Pasuruan kembali membuka fakta kelam tentang berbahayanya perlintasan kereta tanpa palang pintu di Kecamatan Beji. Usai insiden mobil Honda Accord tertabrak KA Mutiara Timur pada Minggu (30/11/2025), polisi dan perangkat desa sepakat menutup sementara akses jalan kampung yang melintasi jalur tersebut.

Kecelakaan terjadi ketika mobil yang dikemudikan M Muhaimin, warga Cangkringmalang, melaju dari arah utara ke selatan. Diduga pengemudi tidak menyadari kedatangan KA Mutiara Timur rute Surabaya–Banyuwangi yang melintas dari barat ke timur. Benturan keras tak terhindarkan, membuat sedan terpental puluhan meter hingga terbalik dan ringsek.

"Kemungkinan sopir tidak lihat ada kereta lewat. Dia langsung nyeberang terus tertabrak," ujar saksi mata, Jaelani.

Empat korban tewas seluruhnya merupakan satu keluarga asal Desa Cangkringmalang. Sementara anak bungsu berusia satu tahun berhasil selamat dan sudah dipulangkan ke rumah.

Kapolsek Beji, Kompol Ahmad Sukiyanto, menegaskan bahwa lokasi perlintasan tanpa palang pintu di Desa Gunung Gangsir itu memang kerap menjadi titik rawan kecelakaan. Karena risiko tinggi dan tidak adanya pengamanan, pihak kepolisian bersama perangkat desa dan Forkompimcam memutuskan menutup jalur tersebut sementara waktu.

"Jalan ditutup agar tak terjadi kecelakaan lagi," tegasnya.

Empat jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Watukosek, Kecamatan Gempol, untuk keperluan visum. Sementara penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan masih terus dilakukan oleh kepolisian. (*)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow