Serentak, Bupati Bondowoso Resmikan 219 Koperasi Desa Merah Putih

Peresmian ini menjadi momen awal dari sebuah gerakan nasional untuk memulihkan, membangkitkan, dan mengakselerasi ekonomi desa yang berkeadilan dan berkelanjutan

21 Jul 2025 - 21:21
Serentak, Bupati Bondowoso Resmikan 219 Koperasi Desa Merah Putih
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid saat menyampaikan sambutannya usai launching koperasi desa/kelurahan merah putih di pendopo Raden Bagus Assra (Foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP – Secara serentak, Presiden Prabowo Subianto melaunching program unggulannya, yakni 80.000 koperasi desa dan kelurahan merah putih, dalam puncak peringatan Hari Koperasi ke-78 tahun 2025, pada Senin (21/7/2028). 

Launching ini juga dilakukan oleh Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid yang secara simbolis meresmikan 219 koperasi desa dan kelurahan merah putih di Bumi Ki Ronggo.

Peresmian ini menjadi momen awal dari sebuah gerakan nasional untuk memulihkan, membangkitkan, dan mengakselerasi ekonomi desa yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Kata Bupati Bondowoso, program Presiden Prabowo ini menjadi bentuk nyata dari komitmen negara untuk kembali menempatkan desa sebagai pusat pergerakan ekonomi nasional. Sebagaimana tercantum dalam Pasal 33 Ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, ‘Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan’.

“Inilah semangat yang ingin kita hidupkan kembali melalui koperasi, semangat gotong royong, kemandirian, dan keadilan sosial. Koperasi merah putih bukan sekadar instrumen ekonomi, tetapi adalah manifestasi ideologis bangsa ini, yakni, rakyatlah yang seharusnya menjadi pemilik sekaligus penggerak utama ekonomi nasional,” katanya.

Di Pendopo Raden Bagus Assra, bupati yang karib disapa Ra Hamid ini menyampaikan, 219 koperasi merah putih sebagai bagian dari kontribusi terhadap gerakan nasional yang digagas oleh Presiden. 

“Ini adalah wujud kesiapan kita untuk menyambut masa depan ekonomi desa yang lebih tangguh, inklusif, dan berdaulat,” tandasnya.

Melalui koperasi ini, masyarakat desa akan memiliki akses terhadap modal usaha, pelatihan, serta jaringan distribusi dan pemasaran. 

“Kita ingin koperasi ini menjadi sarana bagi semua elemen masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup mereka melalui ekonomi kerakyatan yang berkeadilan,” imbuhnya.

Bondowoso memiliki kekayaan alam dan potensi pertanian yang luar biasa. Jika koperasi dikelola berbasis data dan potensi lokal, koperasi merah putih bisa menjadi solusi nyata atas tantangan desa, seperti keterbatasan modal, rendahnya nilai tambah produk, dan kesenjangan pendapatan. 

“Dengan dukungan SDM, serta pemerintah dan pendamping profesional, saya yakin koperasi ini akan tumbuh sehat, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow