Satu Dekade, Oktoberfest ke-10 Wisma Jerman Siap Digelar 3 Oktober di Surabaya

Oktoberfest Wisma Jerman 2025 rayakan satu dekade sekaligus Hari Persatuan Jerman, hadirkan budaya Bavaria autentik lengkap musik, kuliner khas, dan nuansa kebersamaan Indonesia–Jerman.

26 Sep 2025 - 21:42
Satu Dekade, Oktoberfest ke-10 Wisma Jerman Siap Digelar 3 Oktober di Surabaya
Penampilan tarian Waltz dari Deutsche Tanzen UNESA yang terdiri dari mahasiswa Jurusan Sastra Jerman dan Pendidikan Bahasa Jerman dalam konferensi pers Oktoberfest 2025 di DoubleTree by Hilton, Surabaya (Ryan/SJP)

SURABAYA, SJP - Surabaya bersiap menyambut kemeriahan Oktoberfest yang digelar Wisma Jerman pada 3 Oktober 2025 mendatang. Tahun ini, Oktoberfest akan berlangsung di Tunjungan Grand Ballroom, DoubleTree by Hilton Surabaya.

Oktoberfest 2025 menjadi momen istimewa karena perayaan bukan hanya menandai satu dekade penyelenggaraan Oktoberfest di Surabaya, tetapi juga bertepatan dengan Hari Penyatuan Jerman (Day of German Unity) yang dirayakan setiap 3 Oktober. 

Dua momentum itu menjadikan Oktoberfest kali ini terasa lebih bermakna, tak hanya hadir sebagai pesta budaya semata, melainkan juga menjadi perayaan kebersamaan antara Indonesia dan Jerman.

Dari Pernikahan Kerajaan Hingga Festival Dunia

Oktoberfest sendiri sebenarnya memiliki sejarah yang panjang sebelum menjadi festival tahunan yang mendunia. Direktur Pelaksana Wisma Jerman, Mike Neuber, menceritakan bahwa festival itu berawal dari pernikahan kerajaan di München lebih dari dua abad lalu, tepatnya tahun 1810.

"Oktoberfest pertama kali digelar untuk merayakan pernikahan Putra Mahkota Ludwig dengan Therese von Sachsen-Hildburghausen," tutur Mike pada konferensi pers Oktoberfest Wisma Jerman 2025 di Double Tree Hotel by Hilton, Jumat (26/9/2025).

"Pada saat itu digelarlah balapan kuda besar sebagai wujud perayaan pernikahan mereka, lalu lama-kelamaan berkembang jadi festival rakyat yang kini dikenal banyak orang," imbuh Mike.

Dari waktu ke waktu, balapan kuda pun ditinggalkan, tetapi bagian pesta bir, hiburan, dan permainan rakyat justru berkembang semakin besar. Kini, Oktoberfest modern identik dengan tenda-tenda bir raksasa yang setiap tahunnya menarik jutaan pengunjung ke München.

Oktoberfest di Surabaya

Semangat yang sama dihadirkan Wisma Jerman di Surabaya sejak 2011. Meski sempat vakum beberapa tahun akibat pandemi, Oktoberfest tetap menjadi acara tahunan yang ditunggu-tunggu. 

Kali ini, Oktoberfest di Surabaya akan berlangsung di venue yang baru, yakni di Tunjungan Grand Ballroom, DoubleTree by Hilton Surabaya, mulai pukul 19.00 WIB.

"Karena festival tahun ini bertepatan dengan Hari Persatuan Jerman, jadi nuansanya akan penuh makna persahabatan dan perayaan bersama," tambah Mike.

Oktoberfest 2025 akan menghadirkan band asal Jerman, Night Lilies, yang siap memeriahkan panggung dengan musik khas Bavaria. Setelah itu, penampilan penuh energi dari DJ Gatra akan menutup malam dengan semarak.

Tak ketinggalan, buffet istimewa bertema Jerman akan menyajikan hidangan klasik seperti pork knuckles, Leberkäse, Spätzle, sausages, pretzels hingga aneka kudapan khas lainnya, lengkap dengan free flow minuman Oktoberfest.

Harga tiket dibanderol Rp700.000 per orang. Untuk rombongan minimal 10 orang, harga menjadi Rp650.000 per orang, sementara tiket anak-anak Rp300.000. Untuk informasi pembelian bisa dilihat melalui laman Instagram resmi dari Wisma Jerman.

Bangga Jadi Tuan Rumah

General Manager DoubleTree by Hilton Surabaya, Shane Ingram, menyampaikan rasa bangga bisa menjadi bagian dari Oktoberfest yang begitu bersejarah tahun ini.

"Kami sangat bangga menjadi tuan rumah Oktoberfest 2025 bersama Wisma Jerman. Ini adalah momen satu dekade yang spesial," ucal Ingram dalam keterangannya.

Menurutnya, kolaborasi dengan Wisma Jerman sejalan dengan komitmen DoubleTree untuk terus menghadirkan acara internasional berkelas di Surabaya.

Sentuhan Bavaria di Kota Pahlawan

Marketing Communication Manager DoubleTree by Hilton Surabaya, Fanidia Larasati, yang hadir dalam konferensi pers Oktoberfest 2025 menjelaskan persiapan khusus yang dilakukan, terutama dalam menciptakan nuansa Bavaria yang kental.

"Dekorasi akan didominasi warna biru–putih, warna identik Bavaria. Itu berasal dari bendera resmi Bavaria yang sudah lama menjadi simbol tradisi," kata Fanidia.

Ia menambahkan, bukan hanya dekorasi, tetapi juga kostum, pernak-pernik, hingga penyajian makanan semuanya dirancang untuk membawa pengunjung seolah hadir langsung di München.

"Untuk makanan, kita siapkan menu klasik Oktoberfest seperti pork knuckles, Leberkäse, Spätzle, sausages, pretzels. Itu memang tantangan, tapi tim chef kami sudah menyiapkan yang terbaik untuk hari H," ujarnya.

Dengan sejarah panjang dan persiapan matang, Oktoberfest Wisma Jerman 2025 di Surabaya dipastikan akan menjadi pesta budaya sekaligus perayaan persahabatan Indonesia–Jerman yang tak terlupakan. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow