Sapi Limousin di Probolinggo Senilai Rp17 Juta Raib Dicuri Maling

Atas pencurian hewan ini, korban mengalami kerugian material diperkirakan mencapai Rp17 juta akibat kejadian ini. Pihak keluarga sendiri menyatakan belum melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian.

26 Aug 2025 - 19:29
Sapi Limousin di Probolinggo Senilai Rp17 Juta Raib Dicuri Maling
Lokasi kandang sapi tempat kejadian pencurian hewan di Kareng Lor, Kedopok, Kota Probolinggo (Rahmad/SJP)

KOTA PROBOLINGGO, SJP — Seekor sapi jantan jenis limousin milik warga di Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, hilang dicuri pada Selasa (25/8/2025) dini hari. 

Pelaku diduga membobol kandang setelah menjebol pagar bambu di belakang rumah korban.

Korban pencurian, Hasan Hasani (50), baru menyadari sapinya raib ketika istrinya hendak menanak nasi pada pukul 02.30 WIB. 

Meskipun pintu kandang terlihat masih tertutup rapat, sapi berwarna hitam itu telah lenyap.

“Saat itu ayah saya sudah kembali ke tempat kerjanya sebagai penjaga malam. Ibu yang akan masak nasi pagi itu yang akhirnya melihat kandang sudah kosong,” jelas Siti Aisyah, putri Hasan, kepada awak media.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku diduga masuk dengan menjebol pagar belakang rumah yang terbuat dari bambu. 

Setelah itu, pelaku merusak pintu kandang dan membawa kabur ternak tersebut. 

Untuk mengelabui, pelaku kemudian menutup kembali pintu kandang agar tidak langsung mencurigakan.

Keluarga dan tetangga langsung melakukan pencarian dengan mengikuti jejak kaki sapi yang mengarah ke kawasan Sumber Wetan.

Diduga, sapi tersebut kemudian telah diangkut menggunakan kendaraan untuk dibawa menjauh.

Keluarga Hasan mengaku mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp17 juta akibat kejadian ini. 

Hingga berita ini ditayangklan, pihak keluarga menyatakan belum melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian. 

Mereka masih berupaya mencari secara mandiri dengan harapan sapi kesayangannya dapat ditemukan.

Meski demikian, berbagai kronologi dan bukti telah mulai dikumpulkan untuk keperluan investigasi lebih lanjut. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow