Ribuan ASN Baru P3K Tahap Kedua 2024 Resmi Mengabdi untuk Kabupaten Malang
Sebanyak 1.939 ASN baru formasi P3K tahap kedua tahun 2024 resmi menerima SK dari Bupati Malang HM Sanusi. Mereka diminta disiplin, tidak pamer jabatan, menjaga integritas, dan menerapkan budaya kerja 5K.
MALANG, SJP - Sebanyak 1.939 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) tahap kedua formasi tahun 2024 resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pendopo Agung.
Dari jumlah tersebut, 439 orang hadir langsung dalam seremoni penyerahan SK, sementara 1.500 lainnya mengikuti secara daring dari lokasi yang telah ditentukan, Selasa (30/9/2025).
Bupati Malang, HM. Sanusi menegaskan, kehadiran ribuan ASN baru ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Malang dalam memperkuat sumber daya manusia untuk pelayanan publik.
“Setelah resmi menjadi ASN, kalian harus merubah sikap. Harus disiplin kerja, punya dedikasi tinggi, moralitas kuat, dan yang terpenting jangan flexing jabatan. ASN itu tidak boleh pamer jabatan, tapi harus menjaga integritas dan nama baik Kabupaten Malang,” ujarnya, Selasa (30/9/2025).
Sanusi juga menekankan pentingnya budaya kerja 5K yang wajib dipegang oleh seluruh ASN, yakni kerja keras, kerja cerdas (patuh aturan), kerja ikhlas, kerja tuntas, serta kerja dengan prestasi dan inovasi. Menurutnya, kelima nilai tersebut akan menjadi pondasi ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia mengingatkan, setiap langkah ASN tidak lepas dari pengawasan internal maupun eksternal.
“ASN diawasi Inspektorat, juga dinilai oleh BKPSDM, dan dipantau aparat penegak hukum, mulai kepolisian, kejaksaan, hingga KPK. Jadi semua pekerjaan harus berdasarkan aturan, jangan sembarangan,” tegasnya.
Bupati berharap 1.939 ASN baru tersebut dapat menjaga amanah dengan sepenuh hati serta menjadikan pengangkatan ini sebagai awal pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara, khususnya Kabupaten Malang.
“Selamat mengabdi, semoga menjadi awal yang baik untuk mempersembahkan kinerja terbaik bagi masyarakat Kabupaten Malang,” tutupnya. (**)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

