Rekonstruksi Kasus Keponakan Bunuh Tante di Pasuruan, Pelaku Peragakan 28 Adegan

Rekonstruksi pembunuhan Hj. Mirzah di Pasuruan memperlihatkan 28 adegan yang diperagakan tersangka Muhammad Fawaid. Polisi memastikan pelaku bertindak sendiri dalam aksi yang disertai perampokan tersebut.

12 Aug 2025 - 13:35
Rekonstruksi Kasus Keponakan Bunuh Tante di Pasuruan, Pelaku Peragakan 28 Adegan
Tersangka Muhammad Fawaid memperagakan salah satu adegan pembunuhan Hj. Mirzah di rumah korban, Gempol, Pasuruan. (Foto: Isbi/SJP)

PASURUAN, SJP Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) merekonstruksi kasus pembunuhan Hj. Mirzah (63) di Dusun Tempel, Desa Legok, Kecamatan Gempol, Selasa (12/8/2025). Pelaku adalah keponakannya sendiri, Muhammad Fawaid (27).

Rekonstruksi berlangsung di rumah korban dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Ratusan warga dan keluarga korban menyaksikan dari luar garis polisi yang telah dipasang untuk mengamankan lokasi.

Tersangka tiba di lokasi dengan mobil polisi. Begitu turun, dia langsung digelandang masuk ke rumah korban untuk memeragakan rangkaian adegan sesuai hasil penyidikan penyidik Polda Jatim.

Ketua Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polda Jatim, Kompol Sukris mengatakan, terdapat 28 adegan yang diperagakan pelaku, mulai dari kedatangannya hingga membawa kabur mobil milik korban.

"Ada 28 adegan rekonstruksi yang diperagakan oleh pelaku, mulai pelaku datang hingga pelaku membawa mobil korban," ujarnya.

Menanggapi kemungkinan adanya pelaku lain, Kompol Sukris menegaskan hasil rekonstruksi menunjukkan pelaku bertindak sendiri. Namun, semua temuan tetap diserahkan pada penyidik yang menangani perkara ini.

"Dari hasil rekonstruksi, pelaku melakukan pembunuhan yang disertai perampokan seorang diri, namun semua dikembalikan kepada penyidik yang menangani kasus tersebut," kata Kompol Sukris.

Sebelumnya, Polda Jatim bersama Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan mengungkap pembunuhan keji yang dilakukan keponakan terhadap tantenya. Pelaku ditangkap setelah menghabisi korban di rumahnya pada Senin, 14 Juli 2025 pagi. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow