Realisasi Pendapatan Daerah Kota Batu Capai 55 Persen, Belanja Daerah Masih 41 Persen
Dengan capaian pendapatan yang sudah melampaui 50 persen dan belanja daerah yang masih tertahan di angka 41 persen, Pemkot Batu kini fokus menggenjot percepatan realisasi terutama pada sektor belanja modal agar manfaat pembangunan bisa segera dirasakan masyarakat dan Wali Kota Batu Nurochman pihaknya terus mendorong OPD bekerja lebih cepat dan efektif, sehingga target penyelesaian APBD 2025 bisa tuntas sesuai rencana tanpa meninggalkan kualitas pelaksanaan program.
KOTA BATU, SJP – Realisasi pendapatan dan belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batu menunjukkan capaian positif meski belum merata.
Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mencatat realisasi Pendapatan Daerah telah tembus 55,9 persen atau setara Rp607 miliar dari target Rp1 triliun. Sementara untuk Belanja Daerah baru mencapai 41,7 persen atau Rp513 miliar dari pagu Rp1,2 triliun.
Wali Kota Batu, Nurochman pada Kamis (28/8/2025) menyampaikan bahwa dari sisi Pendapatan Daerah, capaian tersebut terbagi atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp170,3 miliar atau 52,8 persen dari target Rp322,5 miliar, serta Pendapatan Transfer yang sudah terserap Rp473 miliar dari target Rp764,2 miliar.
“Ini menandakan sisi pendapatan daerah berjalan cukup baik. Namun untuk belanja, realisasinya memang masih rendah karena ada tahapan proses, khususnya pada belanja modal yang membutuhkan waktu pengerjaan,” ujarnya.
Sedangkan pos belanja daerah, belanja operasi mendominasi realisasi dengan capaian Rp436 miliar, termasuk belanja pegawai, barang dan jasa, hibah hingga belanja bantuan sosial yang baru terserap Rp3 miliar dari total Rp15,1 miliar.
Di sisi lain untuk belanja modal masih minim dengan realisasi Rp8,9 miliar atau 10 persen dari total Rp89,6 miliar. Belanja modal sendiri relatif lebih lama terserap karena digunakan untuk pengadaan peralatan, pembangunan gedung, jalan, irigasi, serta jaringan.
"Sementara itu, untuk belanja transfer dari alokasi Rp110 miliar, sudah terealisasi Rp67 miliar. Anggaran ini diperuntukkan bagi belanja bagi hasil dan bantuan keuangan," imbuhnya.
Meski demikian, Nurochman menegaskan Pemkot Batu tetap optimistis menutup tahun anggaran dengan realisasi maksimal. Ia juga mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mempercepat langkah tanpa mengurangi ketelitian, sehingga target 100 persen bisa tercapai sebelum akhir tahun. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

