Ratusan Pelajar Ikuti Kejuaraan Panjat Tebing Piala Wali Kota Probolinggo
Ratusan pelajar Probolinggo unjuk kemampuan di ajang panjat tebing Piala Wali Kota! Dari sini, bibit atlet masa depan mulai dibentuk
KOTA PROBOLINGGO, SJP – Antusiasme tinggi ditunjukkan ratusan pelajar tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama dalam ajang kejuaraan panjat tebing bertajuk Piala Wali Kota yang diselenggarakan oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Probolinggo.
Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menjaring sekaligus membina atlet-atlet muda berbakat yang diharapkan mampu mengharumkan nama daerah di masa mendatang.
Dalam kompetisi tersebut, panitia mempertandingkan dua kategori utama, yakni Speed Klasik Pemula dan Speed World Record Umum. Selain itu, perlombaan juga dibagi ke dalam lima kelompok usia, mulai dari U-9, U-11, U-13, U-15 hingga U-17, baik untuk kategori putra maupun putri. Pembagian ini dilakukan guna memastikan pembinaan berjalan sesuai jenjang usia dan kemampuan peserta.
Kejuaraan berlangsung selama dua hari, yakni Jumat hingga Sabtu (1–2 Mei 2026), yang dipusatkan di arena panjat tebing belakang GOR A. Yani Kota Probolinggo. Tercatat sebanyak 37 lembaga pendidikan ambil bagian dalam kegiatan ini, terdiri dari 26 sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah dan 11 sekolah menengah pertama atau madrasah tsanawiyah. Total peserta mencapai 158 atlet muda yang menunjukkan kemampuan terbaik mereka di dinding panjat.
Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, menegaskan bahwa kejuaraan ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari proses pembinaan berkelanjutan bagi atlet pemula. Ia menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk mengidentifikasi potensi sejak dini, sehingga proses pengembangan atlet dapat dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan.
“Selain sebagai ajang pembinaan, kejuaraan ini juga menjadi sarana untuk melihat potensi atlet-atlet muda. Dengan begitu, proses pembentukan atlet bisa terus berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap para peserta yang menunjukkan bakat akan terus dilatih dan diberi kesempatan mengikuti berbagai kejuaraan, baik di tingkat daerah, nasional, hingga internasional. Dengan demikian, Kota Probolinggo diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet panjat tebing berprestasi di masa depan.
“Harapannya, Kota Probolinggo dapat terus mencetak atlet panjat tebing yang berprestasi di berbagai level kompetisi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Harian FPTI Kota Probolinggo, Iwan Rosyidi, menyampaikan bahwa kejuaraan tingkat kota memiliki peran strategis dalam proses pembibitan atlet. Menurutnya, banyak atlet berprestasi saat ini yang berasal dari ajang serupa.
Ia juga menekankan bahwa melalui kompetisi ini, pihaknya dapat menemukan talenta potensial yang tidak hanya berasal dari klub, tetapi juga dari luar pembinaan formal. Ke depan, ia berharap dukungan pemerintah terus berlanjut, termasuk rencana pembangunan fasilitas panjat tebing dengan standar yang lebih baik.
“Dari kejuaraan ini kita bisa menemukan atlet potensial, baik yang berasal dari klub maupun di luar klub. Kami juga berharap adanya peningkatan fasilitas, seperti pembangunan wall dengan standar lebih baik,” ungkapnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

