Ratusan Ikan Cupang dan Molly Beradu Keindahan di Kediri Aquatic 2026

Perhelatan tahunan Kediri Aquatic mengusung banyak hal baru di tahun 2026 ini. Selain digelar di pusat Ikan Hias Gumul, ini adalah untuk kali pertama digelar Kediri Molly Contest.

26 Apr 2026 - 20:48
Ratusan Ikan Cupang dan Molly Beradu Keindahan di Kediri Aquatic 2026
Salah satu Ikan peserta kontes ( foto : putra)

KEDIRI, SJP - Perhelatan tahunan Kediri Aquatic mengusung banyak hal baru di tahun 2026 ini. Dalam kontes ini, tercatat sebanyak 310 ekor molly ambil bagian.  Selain digelar di pusat Ikan Hias Gumul, ini adalah untuk kali pertama digelar Kediri Molly Contest. 

Ketua Panitia Kediri Molly Contest Gilang Dwi Susetyo, menjelaskan bahwa selama ini ikan molly masih kerap dipandang sebelah mata sebagai ikan pakan predator. Padahal, menurutnya, molly juga memiliki kualitas unggulan yang layak untuk dilombakan.

"Banyak yang beranggapan Ikan Molly itu ikan buat makan predator. Padahal ada Ikan Molly dengan kualitas buat lomba atau buat kontes seperti ini.

Dan harga jualnya juga lumayan bagus untuk ikan kualitas seperti ini," ungkap Gilang, Minggu, (26/04/2026). 

Gilang menuturkan minat pasar terhadap ikan molly sedang tinggi-tingginya. Saat ini, penjualan molly bisa mencapai 20 hingga 30 ekor per hari. "Harapannya supaya Ikan Molly tetap eksis terus dan tetap stabil. Dan lebih banyak yang mengenal Ikan Molly, dan ada kontesnya juga," tambahnya. 

Selain Kediri Molly Contest, tidak ketinggalan turut digelar Kediri Betta Mini Contest. Kontes ikan cupang ini merupakan kontes tahunan di Kabupaten Kediri. 

Ketua Panitia Kediri Betta Mini Contest Alvin Mahardika, menyebutkan bahwa ajang tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Jika sebelumnya hanya berskala lokal, kini kontes betta telah naik ke tingkat nasional dengan total sekitar 257 peserta. Mayoritas peserta datang dari kota-kota seperti Surabaya, Sidoarjo, dan Yogyakarta. "Tujuan kontes ini untuk mengangkat kualitas ikan hias Kediri," ungkapnya. 

Alvin menjelaskan bahwa tujuan utama kontes ini adalah untuk meningkatkan kualitas ikan sekaligus mendongkrak nilai jualnya. Harga ikan betta (cupang) sendiri cukup bervariasi, mulai dari Rp2.000 hingga Rp3.000 untuk jenis biasa, hingga Rp5.000 sampai Rp10.000 untuk jenis multicolor dengan kualitas lebih baik. 

Penilaian dalam kontes ini mengacu pada standar International Betta Contest (IBC), yang meliputi tiga aspek utama, yakni warna, bentuk tubuh (form), dan mental ikan. Mental ikan dinilai dari responsnya saat diberi rangsangan, di mana ikan yang tenang namun mampu menunjukkan performa terbaik (flaring maksimal) akan mendapatkan nilai lebih.

Di sisi lain, Kepala Bidang Usaha Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, drh Enissa Novia Amalia, menegaskan bahwa kegiatan Kediri Aquatic 2026 juga memiliki tujuan besar dalam pelestarian ikan lokal. 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah rencana penebaran 30 ribu ikan tawes sebagai bagian dari konservasi. Selain itu, pemerintah daerah juga tengah mendorong pengembangan potensi ikan hias melalui pembentukan komunitas dan asosiasi seperti Kediri Molly Club.

"Dari Dinas Perikanan ingin memicu teman-teman peternak Molly ini untuk lebih berkreativitas lagi untuk meningkatkan potensinya,"jelasnya. 

Kediri Aquatic 2026 sendiri menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1222. Dalam Kediri Aquatic 2026 juga turut digelar edukasi tentang perikanan dari kampus dan komunitas, serta berbagai lomba. (*)

Editor: Danu 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow