Puting Beliung Terjang Peterongan Jombang, Musala Ambruk dan Puluhan Rumah Rusak

Dalam peristiwa yang terjadi di Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan Jombang ini, terparah tercatat di Dusun Klagen. Musala di lingkungan MI Miftahul Ulum roboh total setelah atapnya beterbangan diterjang puting beliung. Sementara puluhan rumah warga mengalami kerusakan.

22 Feb 2026 - 08:40
Puting Beliung Terjang  Peterongan Jombang, Musala Ambruk dan Puluhan Rumah Rusak
Bangunan Musala yang ambruk diterjang angin Puting Beliung di Jombang. (Ist/SJP).

JOMBANG, SJP – Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, pada Sabtu (21/2/2026) sore. Akibatnya, sejumlah bangunan mengalami kerusakan parah. Sebuah musala dilaporkan ambruk, sementara puluhan rumah warga mengalami kerusakan.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB ini menimpa sejumlah dusun di Desa Kepuhkembeng. Dampak terparah tercatat di Dusun Klagen. Musala di lingkungan MI Miftahul Ulum roboh total setelah atapnya beterbangan diterjang puting beliung.

Penjabat (PJ) Kepala Desa Kepuhkembeng, Irfan Ramadan menjelaskan bahwa angin kencang tidak hanya merobohkan musala, tetapi juga merusak atap bangunan madrasah.

"Sekitar pukul 18.00 WIB terjadi hujan sangat deras disertai angin kencang. Puting beliung menimpa bangunan MI beserta musalanya. Atap musala terbang dan menimpa genteng atap sekolah," ujarnya, Sabtu (21/2/2026) malam.

Selain Dusun Klagen, angin puting beliung juga merusak sejumlah bangunan di tiga dusun lainnya. Irfan merinci, di Dusun Babatan satu rumah warga rusak pada bagian atap. Di Dusun Kandangan, tiga bangunan terdampak yang terdiri dari satu balai dusun dan dua rumah warga. Sementara di Dusun Kembeng, satu rumah warga juga mengalami kerusakan.

BPBD Jombang langsung bergerak cepat begitu menerima laporan. "Kami melakukan penanganan dengan skala prioritas karena dikhawatirkan membahayakan, apalagi saat itu ada kegiatan di sekitar lokasi," jelas Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas.

Beruntung, meskipun kerusakan cukup parah, tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. "Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan kejadian ini bisa segera kami tangani," tegas Wiku.

BPBD Jombang saat ini masih melakukan pendataan lebih lanjut untuk mengetahui jumlah pasti kerusakan dan nilai kerugian akibat bencana tersebut. (*)

Editor: Danu 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow