Puncak Arus Mudik Lebaran 2026, Ribuan Pemudik Padati Pelabuhan Jangkar Situbondo
Sebagian besar pemudik merupakan warga Pulau Raas yang bekerja sebagai perantau di Bali dan sejumlah wilayah di Jawa.
SITUBONDO, SJP — Ribuan pemudik tujuan Kepulauan Sumenep memadati Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada puncak arus mudik Lebaran 2026, Ahad (15/3/2026).
Sebagian besar pemudik merupakan warga Pulau Raas yang bekerja sebagai perantau di Bali dan sejumlah wilayah di Jawa.
Bagi masyarakat Pulau Raas, Pelabuhan Jangkar merupakan satu-satunya akses transportasi laut untuk kembali ke kampung halaman. Oleh karena itu, setiap musim mudik Lebaran, kawasan pelabuhan tersebut selalu dipadati pemudik yang hendak menyeberang.
“Kami sudah bertahun-tahun kerja di Bali dan setiap tahun mudik dari Pelabuhan Jangkar,” ujar salah satu pemudik, Taufik, kepada Beritasatu.com.
Di area pelabuhan, para pemudik terlihat harus mengantre bahkan berdesakan untuk memasuki kawasan penyeberangan.
Petugas gabungan di pintu masuk pelabuhan juga tampak berupaya mengatur serta menertibkan arus penumpang yang terus berdatangan.
Sejumlah pemudik mengaku telah menunggu cukup lama untuk mendapatkan jadwal keberangkatan kapal. Bahkan, terdapat pemudik yang harus menunggu hingga dua hari di area pelabuhan.
“Saya sudah dua hari di pelabuhan dan alhamdulillah sekarang sudah dapat tiket pulang,” kata salah seorang pemudik.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan, Herland Apriliyanto, menyatakan bahwa jumlah pemudik asal Pulau Raas tahun ini meningkat sekitar 10% dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun lalu ada sekitar 11.000 pemudik asal Pulau Raas yang pulang kampung melalui Pelabuhan Jangkar,” ujar Herland.
Ia memperkirakan puncak arus mudik di Pelabuhan Jangkar berlangsung pada 15 hingga 16 Maret 2026.
Menurut Herland, sebagian pemudik asal Pulau Raas sempat tertahan di Pelabuhan Gilimanuk akibat kemacetan yang terjadi. Meskipun demikian, pihaknya telah menyiapkan empat armada kapal untuk melayani penyeberangan.
Salah satu armada yang dioperasikan adalah Kapal Negara (KN) Masalembu yang diperbantukan untuk mengangkut pemudik dari Pelabuhan Jangkar menuju Pulau Raas.
“Hari ini ada tujuh trip penyeberangan khusus ke Pulau Raas dan seluruh pemudik ditargetkan sudah terangkut hingga malam ini,” kata Herland.
Selain melayani rute menuju Pulau Raas, Pelabuhan Jangkar juga melayani penyeberangan ke Pulau Sapudi dan Pelabuhan Kalianget di Kabupaten Sumenep.
Namun, pada puncak arus mudik kali ini, pihak pelabuhan memprioritaskan layanan penyeberangan menuju Pulau Raas guna mengantisipasi adanya pemudik yang telantar.
“Khusus hari ini dan besok, rute penyeberangan hanya ke Pulau Raas agar tidak ada penumpang yang telantar di pelabuhan,” pungkas Herland. (**)
Sumber: beritasatu.com
Penulis: Rainila Otek, Mahasiswa Magang Unitri Malang
What's Your Reaction?

