PT Linde Indonesia di Gresik Hentikan Produksi akibat Kebocoran Mesin Cold Box
PT Linde Indonesia berhenti produksi karena kebocoran mesin, kerugian jadi konsekuensi tak terelakkan. Tapi, menghentikan operasi sementara jelas lebih baik daripada risiko membahayakan warga sekitar. Tanggung jawab yang akhirnya harus dipikul.
GRESIK, SJP — PT Linde Indonesia menghentikan produksi akibat kebocoran mesin cold box yang menyebabkan debu perlit, sejenis abu vulkanik, menyebar ke permukiman warga di Desa Roomo, Kecamatan Manyar. Peristiwa ini memaksa perusahaan berhenti sementara dan merugi.
Menurut Head of Safety, Environment, and Quality (SEQ) PT Linde Indonesia, Andita Huda, satu hari produksi biasanya menghasilkan beberapa ton gas. Namun, operasi harus dihentikan sampai mesin cold box yang bocor diperbaiki. Perusahaan kini mendatangkan ahli untuk perbaikan tersebut.
"Kita sedang memanggil ahli untuk perbaikan," kata Andita, Sabtu (2/8/2025).
Dia menambahkan, waktu kembali beroperasi belum dapat dipastikan karena harus memenuhi kesepakatan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Manyar, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, dan pemerintah desa.
Selain menghentikan produksi, perusahaan juga bertanggung jawab memberikan kompensasi kepada warga terdampak. Debu perlit yang menyebar membuat sejumlah warga mengalami sesak napas. Bahkan tujuh orang dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

