Proyek Jalan Gondanglegi–Balekambang Tetap Dikebut meski Pembebasan Lahan belum Tuntas

Proyek pelebaran jalan nasional ini diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi warga Kabupaten Malang di kawasan pantai selatan. Khususnya dalam sektor pariwisata dan perdagangan.

29 Apr 2025 - 15:01
Proyek Jalan Gondanglegi–Balekambang Tetap Dikebut meski Pembebasan Lahan belum Tuntas
Aktivitas proyek pelebaran jalan akses menuju Pantai Balekambang di Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. (Foto: Hafid/SJP)

MALANG, SJP — Proyek pembangunan Jalan Gondanglegi–Balekambang di Kabupaten Malang terus berjalan meski masih dihadapkan pada persoalan pembebasan lahan. 

Sekretaris Desa Rejosari, Yuyus mengungkapkan, hingga saat ini masih ada satu hingga dua warga yang belum menyetujui besaran kompensasi yang ditawarkan pemerintah.

“Alhamdulillah, untuk tahap kedua pembayaran tahun ini, sekitar 90 persen warga sudah setuju. Hanya satu atau dua orang yang masih belum sepakat terkait nilai kompensasi. Kami berharap proses ini segera selesai, agar program pemerintah pusat bisa berjalan lancar,” ucapnya, Selasa (29/4/2025).

Di lokasi proyek, sejumlah pekerja masih beraktivitas. Bahkan mereka bekerja lembur. Salah satu yang tengah dikerjakan yaitu pembangunan gorong-gorong di Jalan Rejosari, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

Proses pengerjaan terus berlangsung hingga malam hari. Mandor proyek yang berada di lokasi, Heri menyatakan, progres pengerjaan fisik saat ini baru mencapai sekitar 20—30 persen.

“Proyek ini terus kami kebut. Rekan-rekan sering lembur hingga pukul 20.00 WIB. Target awal selesai Mei 2026. Tetapi prediksi realistisnya proyek bisa rampung pada tahun 2027,” jelas Heri.

Sementara itu, seorang pedagang bakso di Kecamatan Bantur, Agus, mengaku antusias dan optimistis dengan adanya kegiatan pelebaran jalan tersebut.

“Dulu daerah sini sepi. Tapi sekarang sejak banyak wisatawan datang, jadi lebih ramai. Semoga jalan baru ini semakin memperlancar aktivitas warga dan menarik lebih banyak pengunjung,” ungkapnya.

Proyek pelebaran jalan nasional ini diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi warga Kabupaten Malang di kawasan pantai selatan. Khususnya dalam sektor pariwisata dan perdagangan. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow