Program Ini Budi di Bondowoso Jadi Ruang Belajar Budaya Sejak Dini
Program Ini Budi (Indonesia Belajar Budaya Sejak Dini) menjadi ruang edukasi budaya bagi anak-anak Bondowoso. Melalui seni dan kearifan lokal, program yang didukung Disparbudpora ini bertujuan membentuk generasi berkarakter sekaligus menjaga keberlangsungan budaya daerah.
BONDOWOSO, SJP – Di tengah dominasi gawai dan derasnya arus budaya global yang semakin akrab dengan kehidupan anak-anak, ruang untuk mengenalkan budaya lokal sering kali semakin menyempit. Padahal, pengenalan budaya sejak usia dini tidak hanya penting untuk menjaga warisan leluhur, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, identitas, dan rasa bangga terhadap daerah asal.
Berangkat dari kegelisahan tersebut, sejumlah pegiat seni dan pendidikan di Bondowoso menghadirkan sebuah gerakan pembelajaran budaya yang dikemas dengan cara menyenangkan dan dekat dengan dunia anak. Program itu diberi nama "Ini Budi", sebuah akronim dari Indonesia Belajar Budaya Sejak Dini, yang mengajak anak-anak mengenal budaya melalui seni, cerita rakyat, tari, musik, hingga pertunjukan teater.
Selama enam bulan terakhir, puluhan guru PAUD bersama murid-muridnya terlibat dalam proses pembelajaran yang tidak hanya mengajarkan keterampilan berkesenian, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebajikan, gotong royong, penghormatan terhadap tradisi, serta kecintaan terhadap budaya daerah. Pembelajaran tersebut kemudian bermuara pada pementasan Gelar Budaya "Ini Budi – Amarta Dewi Rengganis" yang digelar di GOR Pelita Bondowoso, Rabu (17/6/2026) malam.
Lebih dari sekadar pertunjukan, program Ini Budi menjadi contoh bagaimana pelestarian budaya dapat dilakukan secara nyata melalui pendidikan. Budaya tidak lagi diposisikan sebagai warisan yang hanya dikenang, melainkan dihadirkan sebagai pengalaman belajar yang hidup dan dapat dirasakan langsung oleh generasi muda.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bondowoso, Gede Budiawan, mengatakan, pemerintah daerah sejak awal memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut.
Menurutnya, kegiatan yang digagas oleh Group Apresiasi Seni (GAS) Bondowoso bersama sejumlah pegiat budaya itu telah berjalan sejak awal tahun 2026 dan mendapat sambutan positif dari para peserta maupun tenaga pendidik.
"Kami dari awal memang sudah men-support kegiatan ini. Sanggar GAS yang diinisiasi Mas Bang Jun sudah melaksanakan program ini sejak awal tahun. Kami melihat semangat yang luar biasa untuk mengenalkan budaya kepada anak-anak sejak usia dini," ujarnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (18/6/2026).
Gede menjelaskan, peserta program Ini Budi terdiri dari guru-guru PAUD dan murid-muridnya yang selama beberapa bulan mengikuti proses pembelajaran budaya secara intensif. Karena itu, ketika muncul keinginan agar hasil pembelajaran tersebut ditampilkan dalam sebuah pertunjukan, pemerintah daerah menyambutnya dengan antusias.
Disparbudpora bersama Dinas Pendidikan kemudian berkolaborasi memberikan dukungan agar para peserta memiliki ruang untuk menampilkan hasil belajar mereka kepada masyarakat luas.
"Keinginan peserta pembelajaran adalah apa yang sudah dilatihkan selama ini bisa ditampilkan. Kami menyambut baik gagasan itu dan memberikan apresiasi kepada mereka agar bisa tampil pada malam hari ini," katanya.
Ia menegaskan, Program Ini Budi bukan sekadar kegiatan seni pertunjukan, melainkan sebuah gerakan pendidikan budaya yang bertujuan menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa sejak usia dini.
Menurut Gede, pelestarian budaya akan lebih efektif apabila dimulai dari anak-anak. Dengan demikian, nilai-nilai budaya tidak hanya diwariskan secara lisan, tetapi juga dipraktikkan dan dialami secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, ia berharap kegiatan serupa dapat terus tumbuh dan berkembang di Kabupaten Bondowoso sebagai gerakan yang lahir dari masyarakat serta didukung oleh pemerintah.
"Harapannya kegiatan-kegiatan seperti ini, yang memang dari masyarakat untuk masyarakat, bisa terus berlangsung di Bondowoso. Semangat pelestarian budaya harus bisa terwakili oleh masyarakat dengan difasilitasi oleh pemerintah," tandasnya.
Melalui Program Ini Budi, kata mandan Kepala Bidang Kebudayaan Disparbudpora ini, Bondowoso tidak hanya berupaya menjaga warisan budaya agar tetap hidup, tetapi juga menyiapkan generasi masa depan yang mengenal akar budayanya, memiliki karakter yang kuat, dan tetap mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya.
"Itulah sejatinya harapan besar yang kami ingin raih dari Program Ini Budi," pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

