Polisi Amankan 7 Orang Terduga Pelaku Penculikan Santri Ponpes Metal Pasuruan, Begini Kronologinya
Apes terduga pelaku menculik korban dengan memasukkan secara paksa ke dalam mobil dan langsung dibawa kabur oleh terduga pelaku.
PASURUAN, SJP — Seorang santri Pondok Pesantren (Ponpes) Metal, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan diduga menjadi korban penculikan. Pelaku membawa korban menggunakan mobil.
"Peristiwa penculikan sudah dilaporkan ke Polres Pasuruan Kota," kata Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Muhammad Junaidi, Selasa (22/4/2025).
Aipda Junaidi menuturkan, menurut Zainul Arifin (40), salah seorang pengurus Pondok Pesantren (Ponpes), peristiwa itu terjadi di halaman Toko Hamdalah di Jalan Raya Pantura, Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, Senin (21/4/2025).
"Korban diketahui bernama Sulaiman berusia 19 tahun, santri Ponpes Metal. Dalam rekaman CCTV, sekira pukul 19.30 WIB, dia terlihat baru saja keluar dari toko Hamdalah setelah membeli sejumlah keperluan," ucapnya.
Aipda Junaidi menambahkan, korban dimasukkan secara paksa ke dalam mobil dan langsung dibawa kabur oleh pelaku.
"Yang menarik, dua dari tiga pelaku memakai sarung dan berkopiah layaknya santri. Sementara satu pelaku bercelana dan memakai hoodie," imbuhnya.
Setelah yang menerima laporan penculikan tersebut, Polres Pasuruan Kota langsung membentuk tim gabungan bersama Polda Jawa Timur dan langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
Respons cepat aparat membuahkan hasil, di mana dalam kurun waktu kurang dari 9 jam setelah laporan diterima, korban berhasil diselamatkan dan para terduga pelaku berhasil diamankan.
Dari penyelidikan itu, polisi menemukan korban yang dibawa mobil pelaku di Exit Tol Gresik. Di dalam mobil itu terdapat tiga orang pelaku.
Dalam mobil itu, juga didapati korban dalam kondisi tangan diikat. Salah seorang pelaku juga menodongkan pistol ke arah korban.
"Setelah olah TKP, kami melakukan pengejaran. Pada Selasa (22/4/2025) sekira pukul 09.00 WIB, pelaku terkejar di wilayah tol Gresik," kata Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota Iptu Choirul Mustofa pada Selasa (22/4/2025) siang.
Menurut Iptu Choirul Mustofa, bahwa tim gabungan berhasil mengamankan total tujuh orang terkait kasus ini.
Mereka terdiri dari lima terduga pelaku utama penculikan dan dua orang pemilik rumah yang diduga digunakan sebagai lokasi penyekapan korban. Penangkapan dilakukan di wilayah Exit Tol Kebo Mas, Kabupaten Gresik.
"Pelaku ada 7 oranh terdiri dari 5 pelaku penculikan dan 2 pemilik rumah. Saat ini masih akan kita dalami kasus ini untuk mengetahui motif dan latar belakang penculikan ini," lanjutnya.
Dari tangan para pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti penting, di antaranya tiga pucuk senjata jenis soft gun beserta amunisinya yang diduga digunakan untuk menakut-nakuti korban saat aksi penculikan. Selain itu, beberapa unit handphone dan sisa konsumsi narkoba jenis sabu juga ditemukan dan disita.
Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa seluruh pelaku yang berhasil diamankan merupakan residivis dalam kasus narkoba, yang mengindikasikan rekam jejak kriminal mereka.
Pendalaman lebih lanjut terhadap motif dan latar belakang kasus penculikan ini masih terus dilakukan di Markas Komando Polres Pasuruan Kota. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

