Pj Wali Kota Malang Apresiasi 5 Dalang Cilik Tampilkan Pagelaran Wayang Kulit

Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang, yang memberikan edukasi kepada siswa terkait pelestarian budaya seperti wayang kulit.

20 Nov 2023 - 18:15
Pj Wali Kota Malang Apresiasi 5 Dalang Cilik Tampilkan Pagelaran Wayang Kulit
Salah satu dalang cilik saat menampilkan pagelaran wayang kulit, Senin (20/11/2023)

Kota Malang, SJP - Penguatan karakter anak dalam memahami budaya terus dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang.

Hal itu dibuktikan dengan menggelar pementasan wayang yang menampilkan 5 dalang bocah di Museum Pendidikan, Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, Senin (20/11/2023).

Tampak, 5 bocah itu yakni Emir Al Haifidz (SDN Bunulrejo 4), Haidar Khalilur Bilad (SDN Mojorejo 1), Raditya Farel (MIN 1), Seno Aji Wahgaluh (SMPN 3), serta Avdavin Syauqi (SMPN 6), menunjukkan penampilan wayang kulit dengan tema 'Menjaga Kerukunan Indonesia'.

Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengapresiasi langkah Dikbud yang memberikan edukasi kepada siswa terkait pelestarian budaya seperti wayang kulit.

"Ini mulai dididik sejak kecil dan saya menilai para dalang cilik ini sangat memahami betul. Tinggal, bagaimana pendidikan budaya terus dilakukan di seluruh sekolah agar siswa terbangun cinta budaya," ujarnya.

Wahyu menjelaskan, pendidikan budaya yang tengah dijalankan di seluruh sekolah tingkat SD hingga SMP di Kota Malang sangat penting untuk mengajak generasi muda mencintai budaya Indonesia seperti wayang kulit.

"Para 5 dalang cilik ini akan menjadi penggerak utama dalam menularkan virus positif memperkenalkan budaya yang wajib kita lestarikan. Kalau bukan kita, siapa lagi?," tuturnya.

Sementara, Kepala Dikbud Kota Malang Suwarjana menyebut, pihaknya sudah melakukan pendidikan budaya dengan melibatkan guru atau tenaga pendidik.

Meski begitu, dirinya berencana akan menyiapkan kurikulum khusus untuk memberikan pelajaran terkait pelestarian budaya.

"Soal itu (Kurikulum khusus), itu kita siapkan. Tujuannya, agar siswa dapat mengenal, mencintai, serta melestarikan budaya Indonesia termasuk wayang kulit," kata Suwarjana. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow