Peternak Desa Banjarejo Malang Belajar Cara Legalkan Usaha dan Kelola Limbah dengan Bijak
Peternak Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis, Malang, mengikuti sosialisasi perizinan dan pengelolaan limbah usaha peternakan untuk mendukung legalitas usaha dan menjaga kelestarian lingkungan.
MALANG, SJP - Kelompok peternak di Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, yang terletak di wilayah sejuk dengan ketinggian rata-rata 374 meter di atas permukaan laut, mendapat pencerahan mengenai perizinan, permodalan, dan pengelolaan lingkungan usaha peternakan dalam sebuah sosialisasi.
Desa Banjarejo, yang memiliki dua dusun yaitu Dusun Krajan dan Dusun Ngamprong, berlokasi di antara desa-desa seperti Pucangsongo, Kedungrejo, Kambingan, dan Slamet.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Lingkungan Hidup, serta BRI Unit Pakis.
Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Abdulloh Satar, katakan, kegiatan ini sangat penting karena banyak kelompok usaha peternakan di desa yang belum memiliki izin resmi.
Selain itu, peternak juga perlu diberikan pemahaman mengenai cara pengelolaan limbah yang ramah lingkungan, yang masih menjadi tantangan di banyak peternakan.
"Selain perizinan, pengelolaan limbah yang belum memenuhi standar juga menjadi masalah besar. Kami ingin memastikan peternak memahami tata cara perizinan yang benar serta cara mengelola limbah agar tidak mencemari lingkungan," jelas Abdulloh Satar, Rabu (7/5/2025).
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peternak bisa lebih mudah mendapatkan bantuan dari pemerintah, baik dalam bentuk sarana prasarana peternakan maupun alat pengelolaan limbah.
Langkah ini bertujuan agar usaha peternakan di Desa Banjarejo dapat berkembang dengan lebih baik, bersih, dan terorganisir dengan baik, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
"Kami berharap para peternak di Banjarejo bisa memperoleh izin usaha yang resmi, sehingga pemerintah lebih mudah mendata mereka dan memberikan berbagai fasilitas dan bantuan yang dibutuhkan untuk meningkatkan usaha peternakan secara berkelanjutan," tutupnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

