Persik Mania Serbu GDJ, Pompa Mental Macan Putih Jelang Derby Jatim Vs Arema FC

Ratusan pendukung setia Persik Kediri, Persik Mania, secara khusus mendatangi sesi latihan terakhir skuad Macan Putih untuk memberikan dukungan moral masif sebelum bertolak ke markas Arema FC.

10 Jan 2026 - 09:00
Persik Mania Serbu GDJ, Pompa Mental Macan Putih Jelang Derby Jatim Vs Arema FC
Suporter Persik Mania mengubah suasana latihan menjadi layaknya pertandingan resmi. Gemuruh yel-yel, dentuman kembang api, hingga nyala flare menghiasi tribun GDJ. (Istimewa)

KEDIRI, SJP — Atmosfer panas menyelimuti Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) jelang laga sarat gengsi bertajuk Derby Jawa Timur. 

Ratusan pendukung setia Persik Kediri, Persik Mania, secara khusus mendatangi sesi latihan terakhir skuad Macan Putih untuk memberikan dukungan moral masif sebelum bertolak ke markas Arema FC, Jumat (9/1/2026).

Lautan suporter tersebut mengubah suasana latihan menjadi layaknya pertandingan resmi. Gemuruh yel-yel, dentuman kembang api, hingga nyala flare menghiasi tribun GDJ, menciptakan dorongan psikologis bagi para pemain yang akan menghadapi laga krusial di pekan ke-17 Liga 1 2025/2026.

Pelatih kepala Persik Kediri, Marcos Reina Tores, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif suporter tersebut. 

Menurutnya, kehadiran fans di masa persiapan akhir adalah faktor krusial yang dapat menyederhanakan tugas pelatih dalam menjaga fokus dan semangat juang anak asuhnya.

"Kehadiran mereka mempermudah segalanya. Dukungan ini adalah motivasi nyata bagi pemain. Mereka hanya perlu melihat ke tribun untuk menyadari betapa besarnya harapan yang dipikul," ujar Marcos.

Senada dengan sang pelatih, perwakilan Persik Mania, Dian, menegaskan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk memastikan mentalitas pemenang tertanam kuat di benak skuad sebelum memasuki 'kandang singa'.

"Tujuan kami satu, mengangkat mentalitas tim. Kami menuntut hasil maksimal, yakni tiga poin penuh dari Malang," cetus Dian.

Laga panas antara Arema FC melawan Persik Kediri dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Ahad (11/1/2026). 

Pertandingan ini bukan sekadar perebutan posisi di klasemen, melainkan pertaruhan harga diri dalam persaingan rivalitas klasik di Jawa Timur.

Sesi latihan ditutup dengan momen emosional saat seluruh pemain, staf ofisial, dan jajaran pelatih berdiri merangkul satu sama lain menghadap tribun untuk menyanyikan anthem 'Djayati Persik Kediri'. (**) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow