Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Malang Gelar Baksos dan Edukasi Layanan 110 di Wajak

Kepolisian bangun sinergi sosial bersama komunitas otomotif dan masyarakat desa terpencil

15 Jun 2025 - 21:34
Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Malang Gelar Baksos dan Edukasi Layanan 110 di Wajak
Peringatan HUT Bhayangkara Polres Malang gandeng pegiat otomotif gelar bakti sosial (dok. Humas Polres Malang for SJP)

MALANG, SJP—Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Resor (Polres) Malang menggelar bakti sosial (baksos) dan edukasi publik di Desa Sumberputih, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Ahad (15/6/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen institusi Polri dalam memperkuat pelayanan masyarakat di wilayah pedesaan.

Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo P.S., memimpin langsung kegiatan yang dipusatkan di MTs Raden Rahmat serta beberapa titik pemukiman warga prasejahtera tersebut.

Kegiatan tersebut turut menggandeng Komunitas Trail First Love Adventure, Wajak Jip Community, dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta tokoh masyarakat.

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar menyampaikan, bantuan sosial yang dibagikan terdiri dari beras, minyak goreng, gula pasir, mi instan, dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya. Bantuan disalurkan kepada warga Dusun Sarirejo, Desa Sumberputih.

“Setiap paket kami siapkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di momen reflektif Hari Bhayangkara. Ini bukan sekadar distribusi logistik, tapi wujud dari ikatan kemanusiaan antara Polri dan warga,” ujar AKP Bambang, Ahad (15/6/2025).

Dia menambahkan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan layanan darurat 110 kepada masyarakat akar rumput.

Layanan tersebut memungkinkan warga untuk melaporkan gangguan kamtibmas, tindak kejahatan, maupun permintaan bantuan kepolisian secara langsung dan gratis.

“Edukasi terkait layanan 110 penting agar masyarakat memahami bahwa mereka memiliki akses formal untuk mendapatkan bantuan cepat dari kepolisian. Ini bagian dari transformasi pelayanan publik yang lebih adaptif dan responsif,” jelasnya.

Selain penyaluran bantuan dan edukasi layanan darurat, rombongan juga meninjau proses renovasi MTs Raden Rahmat.

Kegiatan ditutup dengan aktivitas penelusuran jalur perbukitan menggunakan motor trail dan jip, sebagai bentuk pendekatan komunitas di kawasan terisolasi.

“Antusiasme masyarakat menjadi energi positif bagi kami untuk terus hadir, bukan hanya sebagai penegak hukum, melainkan sebagai elemen sosial yang membaur dan memberikan solusi,” tutup AKP Bambang. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow