Peringatan Hari Guru, Bupati Gresik Jamin Hak-hak Guru Jadi Prioritas
Kabupaten Gresik telah diketahui pemangkasan dana transfer pusat ke daerah sebesar Rp 571 miliar untuk APBD di tahun depan. Hak-hak guru diklaim akan menjadi prioritas.
GRESIK, SJP - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, berkomitmen anggara bagi para guru akan tetap menjadi prioritas, meski adanya pemangkasan dana transfer pusat ke daerah sebesar Rp571 miliar untuk APBD di tahun depan.
“Yang berkaitan dengan guru, Insyaallah tahun 2026 aman. Kami akan terus memprioritaskan hak-hak guru,” kata Bupati Yani, dalam momentum Peringatan Hari Guru Nasional di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Rabu (26/11/2025).
Yani menyampaikan, keberpihakan Pemkab Gresik kepada sektor pendidikan banyak yang sudah dilakukan. Dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, sebanyak 2.086 tenaga PPPK dan 670 PPPK paruh waktu guru yang telah diangkat.
Sekarang total tenaga pendidik di Kabupaten Gresik mencapai 2.756 guru. Pemkab Gresik juga memberikan insentif bagi 3.206 guru PAUD non-sertifikasi, serta alokasi anggaran hampir Rp30 miliar untuk guru swasta, masing-masing sebesar Rp7,2 juta per tahun yang disalurkan langsung.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Hariyanto, mengungkap bahwa Hari Guru Nasional bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat profesionalisme pendidik untuk mewujudkan Generasi Emas 2045.
Sejumlah guru pun menerima penghargaan di dalam momentum Peringatan Hari Guru Nasional ini. Mereka adalah Siti Chomsiyah, guru UPT SDN 145 Gresik dengan prestasi GTK Transformatif Kepala SD, Mufarrochah, guru TK Muslimat NU 7 Pongangan dengan prestasi Lomba Cipta Alat Permainan Edukatif, Satria Yudha Prakosa.
Kemudian, guru UPT SDN 35 Gresik sebagai Duta Pemuda Kreatif Jawa Timur, Andi Herawanto, guru UPT SDN 45 Gresik selaku Pelopor Komunitas Guru Dikdas, Ahmad Nur Hadi, guru UPT SDN 125 Gresik dengan prestasi Inovasi Pembelajaran Mendalam, Koding dan Kecerdasan Artifisial, serta Nur Khomsidah guru UPT SDN 149 Gresik dengan prestasi Menulis 750 Kata.
“Penghargaan ini diberikan untuk memantik semangat para guru agar semakin kuat dalam mendidik dan mencerdaskan bangsa. Dedikasi guru hari ini adalah pondasi masa depan Indonesia,” pungkasnya. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

